Ekspansi Bisnis, Bukit Uluwatu Villa Akuisisi Saham BSR Senilai Rp112,22 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), perusahaan di bidang usaha botel bintang, menakuisisi saham PT Bukit Savana Raya (BSR) dari PT Vasanta Indo Property (VIP) pada 31 Januari 2024.

Rian Fachmi Tobing, Sekretaris Perusahaan BUVA, mengemukakan dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (02/2/2024), BUVA mengakuisisi sebanyak 50% saham BSR dari VIP. Persentase itu setara dengan 92.875 lembar saham senilai Rp112,22 miliar.

Rian menjelaskan, BSR dimiliki oleh VIP. BSR merupakan perusahaan di bidang perhotelan, dan sedang dalam proses pembangun proyek hotel di kawasan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

BSR mengembangkan properti hotel dengan konsep high end experiential luxury pada lokasi yang sangat strategis dan unik dengan keindahan alam dan pemandangan serta desain yang ikonik. BSR membangun proyek hotel di atas tanah seluas 2,7 ha dengan fasilitas antara lain SPA, beach bar, kolam renang, private jetty, rooftop bar, restoran dan lain sebagainya. Hotel ini ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal ke-3/2024.

Menurut Rian,  Perseroan akan mendapatkan tambahan pendapatan dengan menjalankan bisnis hotel yang akan dijalankan oleh BSR.

Kinerja keuangan Perseroan diproyeksikan meningkat dengan adanya penambahan pendapatan sekitar Rp148,5 miliar di tahun 2025 pada saat hotel beroperasi penuh. Ini akan memberikan kontribusi sebesar 29% kepada konsolidasi Perseroan. Hal ini dapat menambahkan nilai kapitalisasi pasar Perseroan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Masuk UMA, BEI Awasi Pergerakan Saham Dua Emiten Ini, Investor Waspada

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah tengah...

IHSG Pagi Ini Turun Lagi 1,12% di Bawah 7.000 Terbebani Saham-saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Rencana Delisting dan Go Private, BEI Suspensi Perdagangan Saham Solusi Tunas Pratama (SUPR)

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru