STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan tiga saham emiten yang sebelumnya disuspensi. Saham-saham tersebut adalah PT Bank Artha Graha Internasional Tbk. (INPC), PT Golden Flower Tbk. (POLU), dan PT Singaraja Putra Tbk. (SINI).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan tercatat mulai hari ini, saham ketiga emiten tersebut mulai aktif lagi diperdagangkan. “Dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham INPC, POLU dan SINI di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 8 November 2024,” ujarnya, dalam keterbukaan informasi, dikutip Jumat (8/11/2024).
Suspensi ketiga saham ini dilakukan BEI karena adanya lonjakan harga kumulatif yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Langkah ini diambil untuk melindungi investor agar mereka dapat mempertimbangkan risiko dengan matang sebelum bertransaksi kembali.
Saham INPC dihentikan perdagangannya pada 30 Oktober 2024 karena mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi. Saham POLU disuspensi pada 7 November 2024 untuk meredam pergerakan harga yang terlalu cepat. Sementara itu, saham SINI sudah lebih dulu disuspensi sejak 22 Oktober 2024.
