Senin, Januari 12, 2026
23.8 C
Jakarta

BEI Segera Bertemu Kementrian BUMN! Bahas Rencana IPO MIND ID dan Inalum?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen Bursa Efek Indonesia (BEI) akan segera bertemu dengan Kementerian BUMN untuk membahas rencana Initial Public Offering (IPO) perusahaan-perusahaan BUMN.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, mengatakan BEI sedang melakukan komunikasi dengan Kementerian BUMN. “Kami sedang berkomunikasi dengan secepatnya,” ujarnya di Jakarta, Senin (13/1/2025).

Menurut Nyoman, BEI dan Kementerian BUMN sudah memiliki kesepakatan terkait IPO perusahaan dalam grup BUMN. Dengan adanya pemerintahan baru yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, proses tindak lanjut terkait IPO Grup BUMN menjadi lebih mudah.

Saat ini, kata Nyoman, BEI sedang mempersiapkan pertemuan kembali dengan Kementerian BUMN. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak akan membahas persiapan IPO perusahaan BUMN dan anak perusahaannya. BEI juga akan berdiskusi mengenai kontribusi yang bisa diberikan untuk mendukung kelancaran proses IPO.

Nyoman memberi sinyal, salah satu topik yang akan dibahas adalah rencana IPO MIND ID dan Inalum. “IPO di BUMN kayaknya langsung Pak Erick menyampaikan kemarin,” kata Nyoman.

Rencana IPO MIND ID dan Inalum sedang menjadi sorotan publik. Kabar ini pertama kali disampaikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir pada akhir pekan lalu. Dalam kesempatan tersebut, Erick mendorong kedua perusahaan pelat merah itu untuk melantai di BEI. Erick menilai, kinerja MIND ID dan Inalum, beserta anak perusahaannya, terus menunjukkan perbaikan yang positif. “Kita lihat tingkat kesehatannya makin baik, revenue makin baik, profit makin baik,” ujar Erick di Soehana Hall, Jakarta, Jumat (10/1/2025).

Konsolidasi menjadi kunci keberhasilan MIND ID. Pada 2023, perusahaan ini menyetor dividen sebesar Rp7,4 triliun. Angka ini diperkirakan akan meningkat menjadi Rp11,1 triliun pada 2024. Erick Thohir optimistis, dengan kinerja yang terus membaik, IPO akan membantu MIND ID dan Inalum bersaing dengan raksasa global seperti VALE dan Freeport.

“Melalui IPO, kita harapkan MIND ID dan Inalum berkembang menjadi perusahaan kelas dunia,” tambah Erick.

Erick berharap IPO ini dapat membuka peluang investasi bagi masyarakat dan memperkuat struktur keuangan perusahaan. Dengan pendapatan dan laba yang terus meningkat, prospek IPO ini terlihat cerah. Erick juga menegaskan bahwa langkah ini tidak hanya menguntungkan perusahaan, tetapi juga berdampak positif bagi perekonomian nasional. “Ini langkah besar untuk menjadikan MIND ID dan Inalum sebagai kebanggaan Indonesia di dunia tambang,” ujarnya.

Pipeline IPO Saham di BEI Tahun 2025

Hingga 10 Januari 2025, lima perusahaan telah resmi melantai di BEI. Total dana yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp1,13 triliun.

Nyoman mengungkapkan, saat ini ada 19 perusahaan dalam pipeline IPO. Berdasarkan POJK Nomor 53/POJK.04/2017, dua perusahaan atau 10,5% memiliki aset antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar. Sisanya, 17 perusahaan atau 89,5%, merupakan perusahaan besar dengan aset di atas Rp250 miliar.

Sektor yang terwakili dalam pipeline IPO juga beragam. Sektor Consumer Non-Cyclicals mendominasi dengan 31,6% atau enam perusahaan. Sektor lainnya yang turut berkontribusi adalah Basic Materials, Healthcare, dan Industrials, masing-masing dengan 15,8% atau tiga perusahaan.

Sektor lain seperti Consumer Cyclicals, Energy, Financials, dan Properties & Real Estate, masing-masing diwakili oleh satu perusahaan atau 5,3%.

Dari sektor Basic Materials ada tiga perusahaan. Sektor Consumer Non-Cyclicals bahkan diwakili oleh enam perusahaan.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Diungkit Sederet Saham Ini, IHSG Sesi I Naik 0,13% ke 8.947,963

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Pengendali Jual 878,377 Juta Saham BCIC di Harga Atas, Kantongi Cuan Rp272,29 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pemegang saham pengendali PT Bank JTrust Indonesia...

IPOT Rekomendasikan Beli Saham Sektor Properti dan Tambang, Ini Daftar Sahamnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru