Selasa, Januari 20, 2026
27.2 C
Jakarta

Indosat Siapkan Capex Rp13 Triliun Buat Perluas Jaringan di 2025!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Indosat Tbk (ISAT) bakal menggelontorkan belanja modal (capex) sebesar Rp13 triliun pada 2025. Dana ini akan digunakan untuk memperluas jaringan, meningkatkan layanan, dan menghadirkan teknologi terbaru bagi pelanggan.

Chief Financial Officer Indosat, Nicky Lee (Lee Chi Hung), menegaskan investasi ini penting untuk mendorong pertumbuhan perusahaan.

“Saya bisa katakan dengan yakin, dalam hal capex, kita akan terus berinvestasi ke beberapa area yang saya sebutkan. Itu akan membantu kita untuk mengembangkan peningkatan keuntungan dan peningkatan EBITDA,” ujar Nicky, di Jakarta, Senin (10/2/2025).

Indosat juga akan fokus memperluas jangkauan ke wilayah pedesaan. Selain itu, perusahaan akan membangun lebih banyak situs baru agar semakin banyak pelanggan bisa menikmati layanan yang lebih baik.

“Kita berkomitmen untuk ekspansi jaringan ke rural area, rural Indonesia. Jadi, diharapkan nanti teman-teman di sana bisa merasakan pengalaman menggunakan Indosat,” tambahnya.

Tak hanya jaringan, Indosat juga bakal berinvestasi di teknologi terbaru dan mengembangkan bisnis B2B,

“Kita juga akan berinvestasi di teknologi. Kita akan membawa versi terbaru dan bekerja dengan banyak perusahaan teknologi global untuk membawa teknologi terbaik ke Indonesia,” jelas Nicky.

Sementara itu, pada 2024, perusahaan mengalokasikan capex dalam jumlah yang sama. Namun, Indosat mampu melakukan efisiensi sehingga hanya menghabiskan kurang dari Rp10 triliun tanpa mengurangi investasi jaringan.

“Di 2024 sesuai dengan dilaporkan, angkanya bisa ditekan atau diefisienkan di angka Rp10 triliun, tapi tidak mengurangi investasi yang dilakukan untuk mengembangkan jaringan di Indonesia,” imbuh Nicky.

Presiden Direktur dan CEO Indosat, Vikram Sinha, mengungkapkan pada 2024, capex Indosat mencapai Rp9,94 triliun. Sebanyak 82,7% dari dana tersebut digunakan untuk meningkatkan jaringan seluler. Langkah ini diambil untuk mengimbangi tingginya permintaan layanan digital berbasis AI.Sisa anggaran dialokasikan untuk pengembangan layanan MIDI dan IT. Indosat ingin memperkuat posisinya sebagai perusahaan telekomunikasi berbasis AI (AI-Native TelCo).

“Dengan mengintegrasikan AI di setiap lini operasional dan menjalin kolaborasi yang berakar pada semangat gotong royong, semakin cepat kami mencapai tujuan besar Indosat untuk memberdayakan Indonesia,” ujar Vikram Sinha.

Indosat memastikan 2025 menjadi tahun ekspansi jaringan ke daerah terpencil. Masyarakat di wilayah yang selama ini belum terjangkau diharapkan segera menikmati layanan Indosat yang lebih luas dan berkualitas.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Presiden Prabowo Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia – Inggris

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto tiba...

SBY Ingatkan Ancaman Perang Dunia Ketiga, Desak PBB Gelar Sidang Darurat

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono...

Waspada Genangan di Tol Sedyatmo Pagi Ini, Jasa Marga Kerahkan 8 Pompa Air

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru