back to top
Selasa, Januari 27, 2026
28.1 C
Jakarta

Pengendali LPGI Siap Lepas 46,6% Saham Perusahaan, Buat Apa?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pemegang saham pengendali PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI), yakni PT Hanwha Life Insurance Indonesia (HLII) menandatangani perjanjian jual beli untuk menjual 1.398.000.000 (46,6%) sahamnya dalam LPGI ke Hanwha General Insurance Co, Ltd (HGI) pada 10 Maret 2025.

Menurut Agus Benjamin, Presiden Direktur LPGI dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (11/3/2025), pada tanggal keterbukaan informasi ini, HGI merupakan pemilik atas 447.000.000 saham dalam Perseroan atau sekitar 14,9%.

Agus mengatakan, setelah rencana transaksi ini memenuhi semua persyaratan pendahuluan dan selesai, maka HGI akan memiliki 1,845 miliar saham yang merupakan 61,5% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan (LPGI).

“Pelaksanaan rencana penjualan saham LPGI ini tunduk pada terpenuhinya seluruh syarat-syarat dalam perjanjian jual beli,” kata Agus dalam keterangannya.

Agus menegaskan bahwa rencana penjualan saham LPGI ini tidak mengakibatkan perubahan pengendalian dalam Perseroan. Hal ini dikarenakan HLII dan HGI dikendalikan oleh pihak yang sama yakni Hanwha Life Insurance Co, Ltd (HLI). Dia melanjutkan, pada tanggal keterbukaan informasi ini, HLI mengendalikan, baik HLII dan HGI, dan secara tidak langsung mengendalikan Perseroan (LPGI).

Dengan demikian, lanjut Agus, HLI merupakan pengendali tidak langsung Perseroan (LPGI) saat ini dan tetap akan menjadi pengendali tidak langsung setelah penyelesaian transaksi penjualan saham ini. Selain itu, HLI juga akan tetap menjadi pengendali Perseroan, baik sebelum maupun sesudah penyelesaian rencana penjualan saham, berdasarkan peraturan perundang-undangan di bidang asuransi.

“Setelah penyelesaian rencana transaksi saham ini, HGI tidak wajib untuk melakukan penawaran tender wajib sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No.9/POJK/.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka,” ujarnya.

Agus menegaskan, rencana transaksi penjualan saham tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha Perseroan dalam jangka panjang. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Kinerja Kinclong, Saham BBCA Justru Melemah, Ini Penjelasan Bos BCA

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Harga saham PT Bank Central Asia...

Naik 0,05%, IHSG ke 8.980,230 Berkat Sederet Saham Ini, Ada TLKM, BUMI dan DEWA

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Meski dibuka melemah di level 8.974,565, Indeks Harga...

Multi Bintang Indonesia (MLBI) Siap Akuisisi Karya Distilindo Sejahtera, Segini Nilainya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru