Trump Ubah Kebijakan Tarif, Bursa Asia Jadi Galau

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham Asia-Pasifik ditutup beragam pada akhir perdagangan Senin sore (7/7/2025) waktu setempat. Indeks Pergerakan ini terjadi setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali mengubah jadwal pemberlakuan tarif impor.

Mengutip CNBC International, Trump memastikan tarif “resiprokal” yang pertama kali diumumkan April lalu akan mulai berlaku pada 1 Agustus. Kebijakan ini ditujukan bagi negara-negara yang belum menyepakati kesepakatan dagang dengan AS.

Dalam pernyataan terpisah pada Minggu waktu setempat, Trump menambahkan tarif tambahan sebesar 10% akan dikenakan untuk negara-negara yang dianggap “sejalan dengan kebijakan anti-Amerika dari BRICS.” Ia tidak menjelaskan lebih lanjut soal kriteria penilaian tersebut.

Pernyataan ini muncul saat negara-negara BRICS menggelar pertemuan selama dua hari di Rio de Janeiro, Brasil.

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyebut tarif dari April akan tetap ditegakkan mulai 1 Agustus bagi negara yang belum mencapai kesepakatan. Ia menegaskan tanggal tersebut bukanlah tenggat baru, namun memberi waktu tambahan bagi mitra dagang untuk menegosiasikan ulang syarat-syarat tarif.

Sentimen ini langsung berdampak ke pasar Asia. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,56% ke level 39.587,68. Indeks Topix juga melemah 0,57% menjadi 2.811,72.

Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan naik tipis 0,17% dan ditutup di level 3.059,47. Indeks Kosdaq yang berisi saham-saham berkapitalisasi kecil naik 0,34% ke 778,46.

Pasar saham Australia juga ikut melemah. Indeks S&P/ASX 200 turun 0,16% ke level 8.589,3. Hari ini, Bank Sentral Australia memulai pertemuan selama dua hari, dengan ekspektasi pasar bahwa suku bunga akan dipangkas 25 basis poin menjadi 3,60%.

Indeks Hang Seng di Hong Kong ditutup turun 0,61%. Sementara indeks CSI 300 di Tiongkok daratan melemah 0,43% ke level 3.965,17.

Indeks Shanghai berhasil menguat tipis 0,02% ke 3.473,13. Namun indeks CNBC 100 Asia justru turun 0,75% menjadi 11.135,08.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Wall Street Tumbang, Indeks Dow Jones Terperosok Hampir 800 Poin

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran, Bursa Saham Eropa Justru Parkir di Zona Merah

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup melemah pada...

Trump Tunda Serangan ke Iran, Bursa Saham Asia Ditutup Bervariasi

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik bergerak...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru