back to top

Mundurnya Sri Mulyani Masih Ditanggapi Negatif, IHSG Sesi I Tersungkur 1,66% ke 7.638,257

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham sesi I, Selasa (09/9/2025) ditutup di posisi 7.638,257, melemah 128,592 poin atau tersungkur 1,66%. Ini seiring anjloknya harga sejumlah saham, termasuk saham-saham unggulan. IHSG hari ini dibuka melemah di level 7.748,512 dan turun ke level terendah di posisi 7.624,229.

Pasar saham masih memberikan reaksi negatif atas lengsernya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dari Kabinet Merah Putih pada Senin (08/9/2025). Menurut data RTI Business, di sesi pertama, Selasa (09/9/2025), terpantau sebanyak 510 saham anjlok, sebanyak 193 saham naik dan 100 saham tidak mengalami perubahan harga.

Saham-saham yang melemah di sesi pertama hari ini, di antaranya, BBCA turun 2,27% jadi Rp7.525 per saham. BMRI turun 2,45% jadi Rp4.380, BBRI tertekan 2,05% jadi Rp3.820, BBNI turun 2,87% jadi Rp4.060, BREN turun 3,50% jadi Rp8.275, TLKM turun 0,97% jadi Rp3.060, dan UNVR turun 1,77% jadi Rp1.665 per saham.

Sedangkan saham ASII naik 1,38% jadi Rp5.500 per saham. UNTR naik 2,93% jadi Rp27.225, ANTM naik 3,60% jadi Rp3.740, INDY naik 12,05% jadi Rp1.860, BRMS naik 0,99% jadi Rp510, HRUM naik 5,29% jadi Rp1.095, dan NCKL naik 4,63% ke harga Rp1.130 per saham.

Sementara itu, total volume perdagangan saham di BEI pada sesi I, Selasa (09/9/2025) mencapai 23,135 miliar lembar saham senilai Rp15,076 triliun dengan frekuansi transaksi sebanyak 1.571.845 kali.

- Advertisement -

Artikel Terkait

BEI Perbarui Daftar Saham Pemantauan Khusus, Dua Emiten Ini Jadi Sorotan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperbarui...

BEI Tetap Pede Kejar 50 IPO 2026 Meski Free Float Naik Jadi 15%, Kantongi Dua Calon Emiten Jumbo

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap pede...

Free Float 15% Berlaku Bertahap, OJK–BEI Bahas Dampak ke Calon Emiten di Pipeline IPO

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru