STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Obligasi Berkelanjutan VII PT Astra Sedaya Finance (ASDF) Tahap II Tahun 2025 senilai Rp2 triliun mulai ditawarkan kepada investor pada hari ini, Senin tanggal 20-21 Oktober 2025. Adapun pencatatan obligasi Astra Sedaya Finance (ASDF) di Bursa Efek Indonesia pada 27 Oktober 2025.
Menurut prospektus tambahan rencana penawaran umum obligasi yang diumumkan Manajemen Perseroan, di Jakarta, Senin 20 Oktober 2025, obligasi yang merupakan bagian dari penawaran umum Obligasi Berkelanjutan VII ASDF senilai total Rp12 triliun tersebut terdiri atas tiga seri, yakni seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp300 miliar memiliki bunga tetap 5,40% per tahun dan berjangka waktu 370 hari, seri B sebesar Rp1,1 triliun dengan tenor 36 bulan dan bunga tetap 5,65% per tahun, dan seri C senilai Rp600 miliar berjangka waktu 60 bulan dengan bunga tetap 5,90% per tahun.
Bunga obligasi ASDF dibayarkan setiap tiga bulan, dimana pembayaran bunga pertama pada 24 Januari 2026. Adapun pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi, masing-masing pada tanggal 14 November 2026 untuk obligasi seri A, tanggal 24 Oktober 2028 untuk seri B, dan tanggal 24 Oktober 2030 untuk obligasi seri C.
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum Obligasi ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, seluruhnya akan dipergunakan oleh Perseroan untuk modal kerja seluruh kegiatan usaha Perseroan yang mencakup Investasi, Modal Kerja, Multiguna, Sewa Operasi, Kegiatan Pembiayaan Syariah, dan pembiayaan lain berdasarkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.
Penjamin pelaksana emisi obligasi berkelanjutan VII ASDF Tahap II Tahun 2025 adalah PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Mega Capital Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), dan PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, serta PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebagai wali amanat. (konrad)
