STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) dan anak usahanya PT Bumi Pangan Utama (BPU) mengumumkan, telah menandatangani perjanjian kredit senilai total Rp520 miliar dari PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) pada tanggal 12 November 2025.
Direksi SKBM dalam keterangan, Kamis 13 November 2025 menjelaskan, fasilitas kredit yang diberikan BNII mencakup kredit modal kerja Rp120 miliar untuk Sekar Bumi (SKBM) dengan bank garansi US$2 juta. Adapun Bumi Pangan Utama (BPU) mendapat kredit modal kerja Rp400 miliar dan bank garansi US$2,5 juta. Masing-masing fasilitas kredit tersebut memiliki jangka waktu 12 bulan atau 1 tahun.
“Fasilitas kredit dari PT Bank Maybank Indonesia Tbk. kepada perseroan dan anak perusahaan perseroan akan digunakan untuk take over pinjaman fasilitas modal kerja dari PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk. dan PT Bank Mandiri Tbk(BMRI) dan sisanya dipergunakan untuk tambahan modal kerja,” tulis Direksi SKBM dalam keterangannya.
Hingga kuartal III 2025, SKBM berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp54,45 miliar. Di periode yang sama tahun 2024, Perseroan masih merugi Rp47,49 miliar, Penjualan bersih Perseroan mencapai Rp2,16 triliun pada kuartal III 2025, meningkat 30,9% dari Rp1,65 triliun pada periode sama tahun 2024.
Per 30 September 2025, Sekar Bumi (SKBM) memiliki jumlah kewajiban sebesar Rp1,05 triliun. Kewajiban ini terdiri atas utang bank jangka pendek sebesar Rp608,73 miliar dan utang bank jangka panjang sebesar Rp7,76 miliar. (konrad)
