back to top

Januari 2026, TBS Energi (TOBA) Rilis Obligasi Rp500 Miliar, Dananya Untuk Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) berencana melakukan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2026 senilai Rp500 miliar pada Januari 2026. Obligasi I TOBA tersebut merupakan bagian dari penawaran umum obligasi berkelanjutan dengan target dana Rp800 miliar.

Masa penawaran umum obligasi pada 13-15 Januari 2026, penjatahan dan distribusi obligasi secara elektronik dilakukan pada tanggal 20 dan 22 Januari 2026. Pencatatan obligasi TOBA di Bursa Efek Indonesia pada 23 Januari 2026.

Berdasarkan prospektus tambahan rencana penawaran umum obligasi yang disampaikan, Selasa 16 Desember 2025, obligasi TOBA terdiri atas seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp100 miliar berbunga tetap 7,25% per tahun dan tenor tiga tahun, seri B senilai Rp175 miliar dengan jangka waktu lima tahun dan bunga tetap 8% per tahun, serta seri C Rp225 miliar dengan bunga tetap 8,65% per tahun memiliki tenor tujuh tahun.

Bunga obligasi TOBA dibayarkan setiap tiga bulan, dimana pembayaran bunga pertama dilakukan pada 22 April 2026, sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi yakni pada 22 Januari 2029 untuk obligasi seri A, 22 Januari 2031 untuk seri B, dan tanggal 22 Januari 2033 untuk obligasi seri C.

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, sebesar Rp400,93 miliar akan digunakan Perseroan untuk melunasi pokok Obligasi I TBS Energi Utama Tahun 2023 Seri A.

Adapun sebesar  Rp46,39 miliar sebagai setoran modal kepada PT Trisensa Mineral Utama (“TMU”), yang sahamnya dimiliki secara langsung TOBA sebesar 99,99%. Selanjutnya, TMU menggunakan sebagai modal kerja pertambangan batubara termasuk namun tidak terbatas pada biaya jasa kontraktor pengupasan lapisan penutup, pengambilan, dan pengangkutan batubara.

Sisanya akan digunakan oleh Perseroan sebagai modal kerja Perseroan, termasuk namun tidak terbatas pada beban operasional rutin seperti beban gaji, beban sewa kantor, perawatan dan perbaikan kantor, serta keperluan umum korporasi (general corporate purposes) seiring dengan kebutuhan usaha Perseroan.

Bertindak sebagai Penjamin pelaksana emisi obligasi  I TOBA Tahap II Tahun 2026 adalah PT Sucor Sekuritas, Indo Premier Sekuritas, dan PT RHB Sekuritas Indonesia, serta PT Bank Mega Tbk (MEGA) sebagai wali amanat obligasi. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

IHSG Sesi I Tertahan di 8.141,846, Turun 0,06%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Jaga Stabilitas Harga Saham, CDIA Siap Buyback Saham Senilai Rp1 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) akan...

Tiga Hari Transaksi, Pengendali Jual 45 Juta Saham ATLA, Untung Miliaran

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Rudi R Sutantra, Komisaris sekaligus pemegang saham...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru