Minggu, Januari 11, 2026
25.8 C
Jakarta

Sambut Tahun Baru 2026, Menteri Bahlil Jamin Stok BBM dan LPG Aman 20 Hari

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjamin ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dalam kondisi aman. Stok energi ini dipastikan cukup untuk masa libur Natal 2025 dan menyambut puncak Tahun Baru 2026.

Stok BBM dan LPG nasional saat ini tercatat berada di atas rata-rata. Ketahanan stok mencapai sekitar 20 hari. Angka ini melampaui standar minimum nasional yang biasanya berkisar antara 17 hingga 18 hari.

“Saya tadi mendapat pemaparan langsung dari Direksi Pertamina dan dari BPH Migas bahwa untuk stok BBM nasional kita di atas standar minimum. Standar minimum kita ada yang 17 hari dan ada yang 18 hari. Tapi di atas itu, artinya rata-rata di atas 18 hari, sekitar 20 hari. Kalau 20 hari, karena standar cadangan kita maksimalkan 21, sekarang di antara 18 sampai 21 hari. Jadi rata-rata sekitar 20 hari,” ujar Bahlil usai melakukan inspeksi di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang, Jakarta Utara, Minggu (28/12).

Bahlil menegaskan seluruh jenis bahan bakar tersedia dalam jumlah cukup. Masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan energi selama masa liburan akhir tahun.

“Jadi dapat dipastikan kebutuhan solar, bensin RON 90 Pertalite, kemudian Pertamax 95 turbo, semua ketersediaan stoknya di atas standar minimum nasional. Jadi nggak perlu ada keraguan apa-apa. LPG juga di atas standar minimum nasional,” tambahnya.

TBBM Plumpang memegang peranan sangat strategis dalam distribusi energi. Fasilitas ini mencakup sekitar 15% cadangan nasional. Selain itu, terminal ini memenuhi sekitar 45% kebutuhan BBM untuk wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten, termasuk pasokan LPG.

“Saya hari ini datang ke tempat ini dalam rangka bagian daripada tugas-tugas kami sebagai Satgas Nataru di sektor ESDM dan saya datang untuk memastikan tentang cadangan BBM nasional kita,” tuturnya.

Menteri ESDM juga menyoroti upaya penyaluran energi di wilayah terdampak bencana. Perhatian khusus diberikan untuk wilayah Sumatera, khususnya Aceh. Distribusi BBM kini mulai pulih melalui jalur darat setelah sebelumnya terkendala akses.

“Khusus untuk saudara-saudara kita yang di Aceh, Alhamdulillah kita ikuti terus perkembangan yang selama ini kita drop BBM pakai helikopter, pakai pesawat, termasuk LPG. Untuk beberapa hari terakhir, 3-4 hari terakhir, berlahan-lahan sudah bisa kita masuk dengan mobil tangki. Yang tadinya SPBU sama sekali nggak bisa jalan seperti Tekengon, kemudian Benermeria, Aceh Tengah kalau misalnya Aceh Tengah itu sama sekali kita nggak bisa masuk, alhamdulillah sudah bisa masuk termasuk yang di Tamiang ada 7 pompa bensin yang kita minta beroperasi 24 jam,” jelas Bahlil.

Pemerintah akan segera memobilisasi BBM ke tiga kabupaten yang baru terbuka dari isolasi. Langkah ini diambil segera setelah akses jalan dapat dilalui kendaraan pengangkut.

“Begitu jalannya sudah bisa dilalui kita akan mobilisasi BBM termasuk juga meminta beroperasi selama 24 jam secara penuh,” tutup Bahlil.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Konflik AS-Venezuela Memanas, OJK Minta Lembaga Keuangan Waspadai Risiko Global

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati ketegangan...

Menkeu Purbaya Perketat Investasi Taspen dan Asabri, Ini Kata OJK

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperketat...

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp41 Triliun hingga Desember 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru