STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Lion Metal Works Tbk (LION) melakukan penandatanganan adendum perjanjian kredit dan assessoirnya PT Singa Purwakarta Jaya, anak usaha LION pada 30 Desember 2025. Hal itu dikemukakan Lawer Supendi, Direktur LION.
Lawer menyampaikan PT Singa Purwakarta Jaya menandatangani addendum perjanjian kredit dan assesoirnya yang dibuat dibawah tangan yang diberikan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar Rp25 miliar dengan jaminan kredit berupa deposito berjangka Bank Mandiri dengan nominal sebesar Rp20 miliar atas nama LION dengan nilai buku tanggal 10 Desember 2025 dengan total sebesar Rp28,345 miliar.
“Berdasarkan laporan keuangan audited tahun buku 2024, ekuitas LION tercatat sebesar Rp501,054 miliar. Dengan demikian jaminan deposito kredit sebesar 4,99% dari total ekuitas Perseroan, masih dibawah batasan 20%,” katanya dalam keterbukaan informasi ke BEI, dikutip Jumat (02/01/2025).
Dengan demikian, menurut Lawer, transaksi di atas bukan merupakan transaksi material sesuai dengan kriteria dan persyaratan yang diatur dalam Pasal 3 POJK Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha. Itu karena kepemilikan saham Perseroan di PT Singa Purwakarta Jaya (anak perusahaan) sebesar 99,998% dan transaksi penjaminan ini adalah transaksi yang diberikan secara langsung kepada bank.
