back to top

Neraca Perdagangan Indonesia Surplus US$38,54 Miliar pada Januari-November 2025  

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia Januari–November 2025 mengalami surplus US$38,54 miliar. Ini berasal dari surplus sektor nonmigas US$56,15 miliar sementara sektor migas defisit senilai US$17,61 miliar.

Menurut keterangan resmi BPS, Senin (05/01/2026), nilai ekspor Indonesia Januari–November 2025 mencapai US$256,56 miliar, naik 5,61% dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

Sejalan dengan total ekspor, nilai ekspor nonmigas naik 7,07% menjadi US$244,75 miliar. Sementara pada November 2025, ekspor mencapai US$22,52 miliar, turun 6,60% dibanding November 2024. Demikian juga dengan ekspor nonmigas November 2025 turun 5,09% menjadi US$21,64 miliar.

Sementara itu, nilai impor Indonesia Januari–November 2025 mencapai US$218,02 miliar, naik 2,03% dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Sejalan dengan total impor, nilai impor nonmigas naik 4,37% menjadi US$188,61 miliar.

Sementara pada November 2025, impor mencapai US$19,86 miliar, naik 0,46% dibandingkan November 2024. Sebaliknya, impor nonmigas turun 1,15% menjadi US$17 miliar.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Modal Tebal! OJK Pastikan Bank RI Siap Hadapi Risiko Perubahan Iklim

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan kondisi...

Ekonomi Hijau Makin Serius! OJK dan Inggris Bikin Tim Khusus Pembiayaan Iklim

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong...

Prabowo Saksikan Kemitraan Danantara–Arm, Indonesia Targetkan Kuasai 96% Teknologi Desain Chip Global

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru