STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Obligasi Berkelanjutan I PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Tahap I Tahun 2025 senilai Rp500 miliar dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini, Kamis, 8 Januari 2026. Obligasi ini adalah bagian dari Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I ENRG senilai total Rp4 triliun.
Berdasarkan Pengumuman Bursa Efek Indonesia yang disampaikan, Rabu 7 Januari 2026, obligasi ENRG terdiri atas seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp75 miliar berbunga tetap 6,75% per tahun dan tenor 370 hari, seri B senilai Rp125 miliar berjangka waktu tiga tahun dengan bunga tetap 7,75% per tahun, dan seri C Rp300 miliar memiliki tenor lima tahun dan bunga tetap 8,95% per tahun.
Adapun bunga obligasi ENRG akan dibayarkan setiap tiga bulan, dimana pembayaran bunga obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 7 April 2026. Sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi, akan dibayarkan pada tanggal 17 Januari I 2027 untuk obligasi seri A, tanggal 7 Januari 2029 untuk obligasi seri B, tanggal dan 7 Januari 2031 untuk obligasi seri C.
Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, sekitar 25,96% akan digunakan untuk pembayaran lebih awal atas seluruh pokok utang beserta bunga ke KCS1 Pte, Ltd (KCSI1).
Sekitar 21,55% digunakan untuk memberikan pinjaman kepada BSSL, yang merupakan perusahaan terkendali Perseroan, yang selanjutnya akan digunakan BSSL untuk membayar seluruh pokok utang beserta bunga kepada Bank Mandiri, dan sisanya akan digunakan Perseroan dan/atau Perusahaan Anak untuk modal kerja dalam mendukung kegiatan usaha Perseroan dan/atau Perusahaan Anak.
Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi ENRG I Tahap I /2025, yakni, PT Mandiri Sekuritas, PT Sucor Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), serta Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebagai wali amanat. (konrad)
