STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) merilis laporan bulanan registrasi pemegang efek terbaru. Laporan ini mencatat komposisi kepemilikan saham hingga periode 31 Desember 2025. Jumlah pemegang saham emiten telekomunikasi ini terpantau mengalami peningkatan cukup signifikan.
Berdasarkan data yang dihimpun Biro Administrasi Efek PT Datindo Entrycom, jumlah investor TLKM mencapai 164.836 pihak. Angka ini naik dibandingkan bulan sebelumnya yang sebanyak 159.939 investor. Terdapat penambahan sebanyak 4.897 investor baru dalam satu bulan terakhir.
PT Danantara Asset Management (Persero) kini menguasai mayoritas saham perseroan. Lembaga ini menggenggam sebanyak 51.602.353.559 lembar saham. Porsi kepemilikan tersebut setara dengan 52,091% dari total modal disetor.
Negara Republik Indonesia melalui Kementerian BUMN tetap memegang kontrol strategis. Pemerintah tercatat memiliki 1 lembar saham sebagai pemegang saham pengendali. Persentase kepemilikan publik atau masyarakat juga masih sangat besar. Saham publik mencapai 47.450.917.640 lembar atau setara dengan 47,90%.
Sejumlah anggota direksi Telkom tercatat mengoleksi saham perusahaan. Direktur Utama Dian Siswarini mengantongi 203.000 lembar saham. Direktur IT Digital Faizal Rochmad Djoemadi memiliki 248.500 lembar. Direktur Enterprise dan Business Service Veranita Yosephine menggenggam 90.000 lembar. Selain itu, Direktur Network Nanang Hendarno memiliki 32.500 lembar saham.
Kepemilikan saham juga menyebar di jajaran komisaris. Rizal Mallarangeng memiliki kepemilikan paling besar di antara dewan komisaris lainnya. Ia memegang 3.240.600 lembar saham atau 0,003%. Komisaris Silmy Karim turut mengoleksi 1.344.700 lembar saham atau setara 0,001%.
Limiati Purnomo, AVP Shareholder Relation Telkom, menyampaikan laporan resmi ini melalui keterbukaan informasi. Perseroan juga melaporkan posisi saham hasil pembelian kembali atau treasury stock. Hingga akhir Desember 2025, jumlah saham tresuri tercatat sebanyak 8.945.400 lembar saham.
“Perseroan menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang berakhir pada 31 Desember 2025,” sebut Limiati dalam pengumuman tertulis Perseroan, dikutip Minggu (11/1/2026).
Porsi saham beredar di masyarakat atau free float Telkom kini berada pada level 47,21%. Total saham yang tercatat di bursa per akhir bulan mencapai 99.062.216.600 lembar. Seluruh data kepemilikan ini sudah dilaporkan kepada pihak regulator dan bursa sesuai ketentuan berlaku.
