STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan dua saham emiten sekaligus. Kedua saham tersebut milik PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD) dan PT Ifishdeco Tbk (IFSH). Langkah tegas ini mulai berlaku pada sesi I perdagangan Rabu, 14 Januari 2026.
Otoritas bursa melakukan suspensi perdagangan di Pasar Reguler maupun Pasar Tunai. Keputusan tersebut diambil menyusul terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada kedua saham itu. BEI menilai tindakan ini sangat perlu sebagai bentuk perlindungan nyata bagi para investor.
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, memberikan penjelasan resmi dalam keterbukaan informasi. Suspensi perdagangan SIPD dan IFSH akan berlangsung sampai ada pengumuman bursa lebih lanjut. Bursa meminta para pelaku pasar untuk tetap tenang dan mencermati setiap perkembangan yang ada.
“Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada Saham PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD) dan sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan Saham PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I tanggal 14 Januari 2026 sampai dengan Pengumuman Bursa lebih lanjut,” ujar Yulianto Aji Sadono, dikutip Rabu (14/1/2026).
Pernyataan serupa juga berlaku untuk penghentian perdagangan saham PT Ifishdeco Tbk (IFSH). Bursa mengimbau pihak-pihak berkepentingan selalu memperhatikan keterbukaan informasi. Setiap data resmi yang disampaikan oleh perseroan harus menjadi acuan sebelum mengambil keputusan investasi.
Harga Saham
Saham SIPD menguat pada perdagangan Selasa, 13 Januari 2026. Harga terakhir tercatat di Rp1.600, naik Rp85 atau 5,61% dibanding penutupan sebelumnya di Rp1.515 pada 12 Januari 2026. Saham ini dibuka di Rp1.600 dan sepanjang hari bergerak stabil di level yang sama. Harga tertinggi dan terendah sama-sama berada di Rp1.600. Volume transaksi mencapai 33.800 saham. Level Rp1.600 juga menjadi harga tertinggi tahun berjalan yang dicapai pada hari ini. Harga terendah tahun berjalan berada di Rp1.125 pada 2 Januari 2026. Dalam rentang 52 minggu, saham SIPD bergerak di kisaran Rp605–Rp1.600. Kapitalisasi pasarnya tercatat sekitar Rp2.942.563.289.600.
Saham IFSH melonjak tajam pada perdagangan Selasa, 13 Januari 2026. Harga terakhir berada di Rp2.100, melesat Rp420 atau 25% dari penutupan sebelumnya di Rp1.680 pada 12 Januari 2026. Saham ini dibuka di Rp1.750 dan bergerak di rentang Rp1.750 hingga Rp2.100. Level Rp2.100 menjadi harga tertinggi sekaligus harga penutupan hari ini. Volume transaksi mencapai 809.800 saham. Harga tersebut juga menjadi rekor tertinggi tahun berjalan. Harga terendah tahun berjalan tercatat di Rp815 pada 2 Januari 2026. Dalam periode 52 minggu, IFSH bergerak di kisaran Rp650–Rp2.100. Kapitalisasi pasar saham ini mencapai sekitar Rp4.462.500.000.000.
