spot_img

Daaz Lestari Perbesar Pinjaman ke Anak Usaha Menjadi Rp37,5 Miliar Buat Modal Kerja

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) memberikan tambahan pinjaman sebesar Rp15,5 miliar kepada  PT Bara Makmur Dwitama (BMD), anak usaha Perseroan pada 4 Maret 2026. Fasilitas pinjaman  tersebut akan digunakan oleh BMD untuk kebutuhan modal kerja pembelian batubara.

Direksi DAAZ dalam pengumuman tertulis yang disampaikan ke BEI, Kamis 5 Maret 2026 mengemukakan, setelah transaksi tersebut, pinjaman Perseroan ke anak usaha BMD meningkat menjadi Rp37,5 miliar dari sebelumnya Rp22 miliar.

“Pinjaman ini dikenakan bunga 8,85% per tahun dengan jangka waktu 370 hari sejak tanggal perjanjian pinjaman,” tulis Direksi DAAZ dalam keterangannya.

Menurut Direksi DAAZ, dana yang dipinjamkan Perseroan kepada anak usaha PT Bara Makmur Dwitama (BMD) berasal dari hasil penerbitan Obligasi I Daaz Bara Lestari Tahun 2025. Ini sesuai dengan rencana penggunaan dana obligasi.

DAAZ membukukan laba bersih sebesar Rp184,40 miliar pada  kuartal III 2025,turun 38,45% jika dibandingkan Rp299,62 miliar di kuartal III 2024. Meski laba turun, Pendapatan bersih Perseroan tumbuh 39,9% menjadi Rp9,85 triliun pada kuartal III 2025, dari Rp7,04 triliun pada periode yang sama tahun 2024.

Di Bursa Efek Indonesia, saham DAAZ ditutup di level Rp3.790 per unit, turun sebesar 0,26% dibandingkan sehari sebelumnya di Rp3.800 per unit. Selama sepekan, harga saham DAAZ telah  turun sebesar 3,31%, dari Rp3.920 per unit pada 27 Februari 2026, menjadi Rp3.790 per unit pada 5 Maret 2026.  (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

SUNI Kantongi Kontrak Baru dari Pertamina EP Senilai Rp43,7 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) mengantongi...

WGSH Targetkan Pendapatan Melonjak pada 2026, Private Placement 208,5 Juta Saham Jadi Motor Ekspansi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT WGS Ventures Tbk (WGSH) memperkirakan...

Jual Saham di Atas Harga Pasar, Komisaris MEDS Jemmy Kurniawan Raup Segini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Jemmy Kurniawan, Dewan Komisaris sekaligus pemegang...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru