STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik bergerak meriah pada perdagangan hari Jumat (16/1/2026) waktu setempat. Sektor teknologi, khususnya saham cip, menjadi pendorong utama penguatan pasar. Sentimen positif ini muncul setelah Amerika Serikat (AS) mencapai kesepakatan dagang strategis dengan Taiwan.
Mengutip CNBC International, kesepakatan tersebut sukses mengerek indeks saham Taiwan dan Korea Selatan ke level rekor tertinggi baru. Indeks Saham Gabungan Taiwan (Taiex) melesat 1,94% dan ditutup pada posisi 31.408,70. Pencapaian ini menjadikan Taiwan sebagai pasar dengan kinerja terbaik di Asia pada akhir pekan ini.
Berdasarkan perjanjian dagang terbaru, industri semikonduktor menjadi sorotan utama. “Perusahaan semikonduktor Taiwan berkomitmen untuk menginvestasikan setidaknya USD 250 miliar dalam kapasitas produksi AS dengan imbalan tarif timbal balik yang lebih rendah,” bunyi poin penting dalam kesepakatan tersebut.
Kondisi ini turut mengerek harga saham Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC) sebesar 2,96%. Kenaikan harga saham raksasa cip ini juga didukung oleh laporan kinerja kuartalan yang memuaskan.
Terkait prospek ke depan, manajemen TSMC menyatakan, “Perusahaan berharap dapat meningkatkan belanja modal pada tahun 2026 menjadi antara USD 52 miliar dan USD 56 miliar.”
Sentimen positif juga menjalar ke Korea Selatan. Indeks Kospi naik 0,9% dan ditutup pada rekor tertinggi 4.840,74. Kenaikan ini menandai reli penguatan selama 11 hari berturut-turut. Indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq juga menguat 0,36% ke level 954,59.
Saham-saham berbobot besar di sektor cip Korea Selatan kompak menghijau. Samsung Electronics melonjak 3,47%, sementara SK Hynix naik 0,93%.
Namun, pergerakan berbeda terjadi di Jepang. Indeks Nikkei 225 tergelincir 0,32% dan ditutup pada 53.936,17. Indeks Topix yang lebih luas juga melemah 0,28% menjadi 3.658,68. Saham Softbank Group, yang banyak berinvestasi di sektor teknologi, berbalik arah dan turun 1,01%.
Di kawasan Pasifik, indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,48% menjadi 8.903,90. Bursa Sydney berhasil mencatatkan kemenangan selama lima sesi berturut-turut.
Sementara itu, pasar saham China cenderung lesu. Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,29% ke posisi 26.844,96. Indeks CSI 300 di China daratan juga terkoreksi 0,41% ke level 4.731,87. Meski demikian, saham SMIC yang terafiliasi dengan negara masih mampu naik 2,39%.
Semangat investor Asia hari ini juga didukung oleh data ekonomi AS yang solid. Klaim pengangguran mingguan tercatat sebanyak 198.000. Angka ini lebih rendah dari ekspektasi ekonom yang memperkirakan 215.000 klaim.
