Selasa, Januari 20, 2026
28.9 C
Jakarta

KEEN Kantongi Kontrak PLTS dari PLN Senilai USD 25 Juta, Siap Tambah Pendapatan Tahunan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN) melalui anak usahanya, PT Energi Surya Halmahera (ESH), mengamankan kontrak penting dari PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL) untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Tobelo.

Wilson Maknawi, Direktur Utama KEEN, menyampaikan informasi tersebut dalam keterbukaan informasi, dikutip Selasa (20/1/2026). Nilai kontrak proyek energi terbarukan ini diperkirakan mencapai USD 25 juta.

Dalam kesepakatan tersebut, PLN memberikan mandat kepada grup KEEN untuk membangun dan mengoperasikan PLTS Tobelo. Fasilitas ini akan memiliki kapasitas sebesar 10 Megawatt (MW). Proyek ini juga dilengkapi dengan sistem penyimpanan energi berupa baterai berkapasitas 8,4 MWh.

“PLN memberikan kepercayaan kepada Perseroan untuk membangun dan mengoperasikan PLTS Tobelo dengan kapasitas 10 MW, dilengkapi dengan baterai berkapasitas penyimpanan 8,4 MWh, dan menjual listrik hasil produksinya kepada PLN untuk jangka waktu 20 tahun sejak PLTS Tobelo beroperasional,” ujar Wilson.

Proyek strategis ini direncanakan memulai masa konstruksi pada tahun 2026. Manajemen menargetkan PLTS Tobelo dapat mulai beroperasi secara komersial pada kuartal I 2027.

Perolehan kontrak ini diprediksi memberikan dampak positif bagi kinerja keuangan perseroan. Selama periode konstruksi, KEEN memproyeksikan pendapatan pembangunan (construction revenue) sebesar USD 13,8 juta.

Setelah mulai beroperasi penuh, proyek ini akan menyumbang pendapatan rutin tahunan. Perseroan memperkirakan adanya kenaikan pendapatan sebesar USD 1,6 juta per tahun dari hasil penjualan listrik kepada PLN.

Wilson menegaskan antara perseroan dengan PLN tidak memiliki hubungan afiliasi. Kehadiran proyek ini akan meningkatkan kapasitas terpasang dan hasil produksi listrik KEEN secara keseluruhan.

Langkah ini juga memperpanjang visibilitas bisnis perseroan di masa depan. Dengan durasi kontrak selama 20 tahun, kelangsungan usaha KEEN diklaim semakin terjaga.

Manajemen memastikan tidak ada dampak hukum dari penandatanganan PJBL ini. Fokus utama perusahaan saat ini adalah memastikan pembangunan berjalan tepat waktu untuk mendukung target operasional di tahun 2027.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Agung Podomoro Land (APLN) Jual Mall Deli Park Medan Rp2,44 Triliun, Duitnya Buat Apa?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN)...

Pendapatan Turun jadi Rp1,12 Triliun, Manajemen RMK Energy Buka-bukaan Strategi Pemulihan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — Manajemen PT RMK Energy Tbk (RMKE)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru