Rabu, Januari 21, 2026
28.6 C
Jakarta

Sempat Digembok Karena Harganya Melejit, BEI Izinkan 8 Saham Ini Transaksi Lagi Mulai Besok

STOCKWATCH.ID, JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut penghentian sementara (suspensi) perdagangan delapan saham emiten sekaligus. Langkah ini mulai berlaku pada sesi I perdagangan hari Rabu, 21 Januari 2026.

Saham-saham yang kembali boleh diperdagangkan adalah PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE), dan PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP). Selain itu, suspensi juga dicabut untuk saham PT RMK Energy Tbk (RMKE), PT Estee Gold Feet Tbk (EURO), PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA), PT Bank Bumi Arta Tbk (BNBA), serta PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL).

Tidak hanya saham, gembok bursa untuk Waran Seri I PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI-W) turut dibuka kembali. Pencabutan ini berlaku di seluruh pasar, baik Pasar Reguler maupun Pasar Tunai.

Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, menyampaikan pengumuman tersebut. Informasi ini tertuang dalam keterbukaan informasi yang dikutip Selasa (20/1/2026).

Otoritas bursa mengambil keputusan ini setelah melakukan penilaian mendalam. Sebelumnya, saham-saham tersebut dihentikan perdagangannya akibat terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk perlindungan bagi para investor.

“Maka dengan ini diumumkan suspensi atas perdagangan saham tersebut di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 21 Januari 2026,” ujar Yulianto.

Delapan emiten yang kembali melantai besok memiliki riwayat durasi suspensi yang berbeda. Kelompok pertama adalah saham yang baru saja terkena suspensi satu hari pada 20 Januari 2026. Saham-saham tersebut meliputi EURO, OASA, BNBA, dan BELL.

Kelompok kedua adalah saham yang telah mendekam dalam suspensi lebih lama. HUMI beserta Waran Seri I (HUMI-W) telah digembok sejak 7 Januari 2026.

Selanjutnya, ada FIRE yang mulai disuspensi pada 8 Januari 2026. Kemudian, AHAP yang dihentikan perdagangannya sejak 12 Januari 2026. Terakhir, RMKE yang masuk kotak suspensi mulai 13 Januari 2026.

Pihak bursa terus mengimbau para pemangku kepentingan untuk selalu waspada. Investor diharapkan tetap memperhatikan setiap keterbukaan informasi yang disampaikan oleh masing-masing perusahaan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Private Placement Rampung, FOLK Kantongi Dana Segar Rp57 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK)...

Sertifikat Saham Petrosea (PTRO) Milik Eddy Handoko Hilang, Datindo Beri Waktu Enam Bulan untuk Keberatan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan laporan...

BEI Update Status Pemantauan Khusus Saham UNSP dan INPS, Ini yang Perlu Diketahui Investor

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperbarui...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru