back to top
Jumat, Januari 23, 2026
24 C
Jakarta

TBS Energi Utama (TOBA) Catatkan Obligasi Rp500 Miliar di BEI, Bunga Hingga 8,65%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) mencatatkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2026 di Bursa Efek Indonesia (BEI). Aksi korporasi ini mulai efektif tercatat pada Jumat, 23 Januari 2026.

Total nilai pokok obligasi yang diterbitkan mencapai Rp500 miliar. Penerbitan ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) I dengan total target dana Rp800 miliar.

Surat utang ini terdiri atas tiga seri dengan ketentuan bunga tetap. Seri A memiliki nilai pokok Rp100 miliar dengan bunga 7,25% per tahun dan tenor tiga tahun. Seri B senilai Rp175 miliar menawarkan bunga 8% per tahun dengan jangka waktu lima tahun.

Sementara itu, Seri C memiliki nilai pokok paling besar yakni Rp225 miliar. Seri ini memberikan bunga 8,65% per tahun dengan masa tenor tujuh tahun. Bunga obligasi ini akan dibayarkan setiap tiga bulan (triwulanan).

PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) memberikan peringkat idA (Single A) untuk obligasi ini. Perseroan menunjuk PT Bank Mega Tbk sebagai Wali Amanat. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi adalah PT Sucor Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, dan PT RHB Sekuritas Indonesia.

Lidia M. Panjaitan, Kadiv Penilaian Perusahaan 3 BEI, dan Pande Made Kusuma Ari A, Kadiv Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, memberikan penjelasan terkait jaminan surat utang tersebut.

“Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan baik barang bergerak maupun tidak bergerak,” tulis pengumuman bursa yang ditandatangani keduanya.

Manajemen TOBA berencana menggunakan dana hasil emisi ini untuk tiga keperluan utama. Pertama, sebesar Rp400,93 miliar akan digunakan melunasi sebagian pokok Obligasi I TBS Energi Utama Tahun 2023 Seri A.

Kedua, sekitar Rp46,39 miliar dialokasikan sebagai setoran modal kepada anak usaha, PT Trisensa Mineral Utama (TMU). Dana ini akan mendukung modal kerja pertambangan batubara TMU. Sisanya akan dimanfaatkan untuk kebutuhan modal kerja atau biaya operasional rutin (general corporate purposes) perseroan.

Terkait aksi korporasi lanjutan, perseroan memiliki hak melakukan pembelian kembali (buyback) obligasi. Aksi ini dapat dilakukan satu tahun setelah tanggal penjatahan. Tujuannya bisa untuk pelunasan obligasi atau disimpan untuk dijual kembali dengan harga pasar.

Sebagai informasi, emiten berkode saham TOBA ini bergerak di bidang investasi pertambangan batubara, perkebunan kelapa sawit, dan pembangkit listrik. Saat ini perseroan juga tengah mengembangkan investasi di energi terbarukan, pengelolaan sampah, serta bisnis kendaraan listrik.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Serius Garap Industri Film, IRSX Gandeng Rumah Produksi Besar dan Bidik Pendapatan Naik 200%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX)...

Perma Plasindo (BINO) Raih Kontrak Penjualan dan Pengadaan Buku Tulis Senilai Rp35 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Perma Plasindo Tbk (BINO) melalui anak...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru