back to top
Senin, Januari 26, 2026
27.2 C
Jakarta

Empat Saham Ini Melejit di Luar Kebiasaan, BEI Turun Tangan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan perhatian khusus pada pola transaksi empat saham emiten. Otoritas bursa menetapkan status Unusual Market Activity (UMA) lantaran terjadi peningkatan harga di luar kebiasaan.

Keempat emiten tersebut adalah PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) dan PT Intra Golflink Resorts Tbk (GOLF). Selain itu, ada pula PT Pakuan Tbk (UANG) serta PT Planet Properindo Jaya Tbk (PLAN).

Informasi ini disampaikan oleh Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI. Keterbukaan informasi ini dikutip pada Jumat (23/1/2026). Langkah ini dilakukan demi memberikan perlindungan bagi para investor di pasar modal.

Saham pertama yang masuk radar bursa adalah PGUN. Otoritas mencatat adanya lonjakan harga yang tidak lazim pada saham perusahaan ini. Kabar terakhir dari PGUN dipublikasikan pada 7 Januari 2026 mengenai laporan bulanan registrasi pemegang efek.

Selanjutnya, saham GOLF milik PT Intra Golflink Resorts Tbk juga terkena status UMA. Emiten ini baru saja meresmikan pengembangan proyek melalui entitas anaknya di Pecatu, Bali. Informasi tersebut dirilis pada 22 Januari 2026 mengenai proyek The Links Golf Villa dan Topping Off Commercial Building.

Emiten ketiga yang kena pantau adalah PT Pakuan Tbk dengan kode saham UANG. Harga saham UANG dinilai bergerak di luar kewajaran. Terakhir kali perseroan menyampaikan laporan bulanan registrasi pemegang efek pada 8 Januari 2026.

Terakhir, BEI memasukkan saham PT Planet Properindo Jaya Tbk (PLAN) ke dalam radar pengawasan. Kenaikan harga saham PLAN dianggap tidak biasa oleh otoritas bursa. Informasi terkini dari emiten ini muncul pada 13 Januari 2026 terkait laporan registrasi pemegang efek.

Yulianto menegaskan status UMA ini bukan berarti ada pelanggaran hukum. “Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal,” ujarnya.

Pihak bursa kini terus memantau situasi secara saksama. “Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” tambah Yulianto.

Para investor diharapkan tetap waspada sebelum mengambil keputusan investasi. Investor perlu memperhatikan jawaban perusahaan atas konfirmasi bursa nantinya. Selain itu, kinerja perusahaan dan keterbukaan informasinya juga wajib dicermati.

Investor juga diminta mengkaji kembali rencana aksi korporasi yang belum mendapat restu RUPS. Segala kemungkinan risiko di masa depan perlu dipertimbangkan secara matang. Hal ini penting dilakukan sebelum investor melakukan pengambilan keputusan investasi.

Harga Saham

Saham PGUN melonjak pada perdagangan Kamis, 22 Januari 2026. Harga terakhir tercatat Rp13.725 atau naik Rp2.275 setara 19,87% dari penutupan sebelumnya Rp11.450 pada 21 Januari 2026. Saham ini dibuka di Rp13.725, yang juga menjadi harga tertinggi hari ini. Harga terendah tercatat Rp13.000. Volume perdagangan mencapai 654.500 saham. Sepanjang tahun berjalan, PGUN menyentuh tertinggi di Rp13.725 pada 22 Januari 2026 dan terendah di Rp9.525 pada 13 Januari 2026. Dalam 52 minggu terakhir, harga bergerak di kisaran Rp424 hingga Rp29.525. Kapitalisasi pasar PGUN tercatat sekitar Rp78,75 triliun.

Saham GOLF juga menguat tajam pada hari yang sama. Harga terakhir berada di Rp404 atau naik Rp80 setara 24,69% dari penutupan sebelumnya Rp324. Saham ini dibuka di Rp316, dengan harga tertinggi Rp404 dan terendah Rp302. Volume transaksi mencapai 631,19 juta saham. Sepanjang tahun berjalan, harga tertinggi tercatat Rp404 pada 22 Januari 2026 dan terendah Rp230 pada 13 Januari 2026. Dalam 52 minggu terakhir, harga bergerak di rentang Rp181 hingga Rp404. Kapitalisasi pasar GOLF mencapai sekitar Rp7,87 triliun.

Saham UANG ditutup menguat pada Kamis, 22 Januari 2026. Harga terakhir berada di Rp7.500 atau naik Rp1.250 setara 20,00% dari penutupan sebelumnya Rp6.250. Saham ini dibuka di Rp7.075, dengan harga tertinggi Rp7.500 dan terendah Rp6.750. Volume perdagangan tercatat 11,83 juta saham. Sepanjang tahun berjalan, harga tertinggi berada di Rp7.500 pada 22 Januari 2026 dan terendah Rp4.460 pada 13 Januari 2026. Dalam 52 minggu terakhir, harga bergerak di kisaran Rp197 hingga Rp8.000. Kapitalisasi pasar UANG tercatat sekitar Rp9,07 triliun.

Saham PLAN turut menguat pada perdagangan Kamis, 22 Januari 2026. Harga terakhir tercatat Rp81 atau naik Rp7 setara 9,46% dari penutupan sebelumnya Rp74. Saham ini dibuka di Rp81 dan bergerak stabil dengan harga tertinggi dan terendah sama di Rp81. Volume perdagangan mencapai 8,01 juta saham. Sepanjang tahun berjalan, harga tertinggi tercatat Rp81 pada 22 Januari 2026 dan terendah Rp45 pada 6 Januari 2026. Dalam 52 minggu terakhir, harga bergerak di kisaran Rp27 hingga Rp82. Kapitalisasi pasar PLAN tercatat sekitar Rp72,63 miliar.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Komisaris MDKA Borong Saham Saat Harga Turun, Rogoh Kocek Segini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Andrew Phillip Starkey menambah porsi kepemilikan...

ENRG Temukan Kandungan Minyak 31 Juta Barel di Blok Malacca Strait, Riau

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG)...

BEI Buka Kembali Suspensi Saham dan Waran, Mulai Diperdagangkan Lagi 27 Januari 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut suspensi...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru