back to top

Tak Penuhi Free Float, BEI Gembok Perdagangan 38 Saham! Ini Daftar Emitennya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham 38 emiten. Keputusan ini berlaku mulai sesi I perdagangan Jumat 30 Januari 2026.

Menurut Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A. langkah ini diambil karena emiten-emiten tersebut belum memenuhi aturan mengenai jumlah saham publik atau free float. Aturan itu tertuang dalam ketentuan V.1.1. dan V.1.2. Peraturan Bursa Nomor I-A. Beleid tersebut mengatur batasan minimum saham free float serta jumlah pemegang saham bagi perusahaan tercatat.

Hingga 31 Desember 2025, perusahaan-perusahaan ini belum mampu mencapai target yang ditetapkan. Sebelumnya, BEI telah memberikan sanksi berupa Peringatan Tertulis III. Para emiten juga telah dikenakan denda sebesar Rp50 juta.

Berdasarkan pemantauan Bursa hingga 29 Januari 2026, kondisi tersebut masih belum berubah. BEI akhirnya memutuskan untuk melanjutkan dan memulai suspensi perdagangan saham tersebut di seluruh pasar maupun pasar reguler dan tunai.

“Bursa mengenakan sanksi suspensi sampai periode pemantauan berikutnya,” ujar Pande dalam keterbukaan informasi dikutip Senin (2/2/2026).

Berikut adalah daftar 38 perusahaan yang terkena suspensi perdagangan efek oleh BEI:

No. Kode Saham Nama Perusahaan Tercatat Status Perdagangan Efek
1. ALMI PT Alumindo Light Metal Industry Tbk Seluruh Pasar
2. CBMF PT Cahaya Bintang Medan Tbk Seluruh Pasar
3. COWL PT Cowell Development Tbk Seluruh Pasar
4. DEAL PT Dewata Freightinternational Tbk Pasar Reguler dan Tunai
5. DUCK PT Jaya Bersama Indo Tbk Seluruh Pasar
6. ETWA PT Eterindo Wahanatama Tbk Seluruh Pasar
7. FASW PT Fajar Surya Wisesa Tbk Pasar Reguler dan Tunai
8. GAMA PT Aksara Global Development Tbk Pasar Reguler dan Tunai
9. HKMU PT HK Metals Utama Tbk Seluruh Pasar
10. JSKY PT Sky Energy Indonesia Tbk Pasar Reguler dan Tunai
11. KAYU PT Darmi Bersaudara Tbk Seluruh Pasar
12. KBRI PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk Seluruh Pasar
13. KIAS PT Keramika Indonesia Assosiasi Tbk Pasar Reguler dan Tunai
14. LCGP PT Eureka Prima Jakarta Tbk Seluruh Pasar
15. LMSH PT Lionmesh Prima Tbk Pasar Reguler dan Tunai
16. MABA PT Marga Abhinaya Abadi Tbk Seluruh Pasar
17. MAGP PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk Pasar Reguler dan Tunai
18. MFMI PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk Pasar Reguler dan Tunai
19. MTRA PT Mitra Pemuda Tbk Seluruh Pasar
20. MTSM PT Metro Realty Tbk Pasar Reguler dan Tunai
21. MYTX PT Asia Pacific Investama Tbk Pasar Reguler dan Tunai
22. NUSA PT Sinergi Megah Internusa Tbk Pasar Reguler dan Tunai
23. PLAS PT Polaris Investama Tbk Seluruh Pasar
24. PLIN PT Plaza Indonesia Realty Tbk Pasar Reguler dan Tunai
25. RIMO PT Rimo International Lestari Tbk Seluruh Pasar
26. RSGK PT Kedoya Adyaraya Tbk Pasar Reguler dan Tunai
27. SBAT PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk Seluruh Pasar
28. SIMA PT Siwani Makmur Tbk Seluruh Pasar
29. SKYB PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk Pasar Reguler dan Tunai
30. SMCB PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pasar Reguler dan Tunai
31. SUGI PT Sugih Energy Tbk Seluruh Pasar
32. SUPR PT Solusi Tunas Pratama Tbk Pasar Reguler dan Tunai
33. TECH PT Indosterling Technomedia Tbk Seluruh Pasar
34. TOYS PT Sunindo Adipersada Tbk Seluruh Pasar
35. TRIL PT Triwira Insanlestari Tbk Seluruh Pasar
36. TRIO PT Trikomsel Oke Tbk Seluruh Pasar
37. UNIT PT Nusantara Inti Corpora Tbk Seluruh Pasar
38. WICO PT Wicaksana Overseas International Tbk Pasar Reguler dan Tunai
- Advertisement -

Artikel Terkait

BEI Tetap Pede Kejar 50 IPO 2026 Meski Free Float Naik Jadi 15%, Kantongi Dua Calon Emiten Jumbo

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap pede...

Free Float 15% Berlaku Bertahap, OJK–BEI Bahas Dampak ke Calon Emiten di Pipeline IPO

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa...

Barito Renewables (BREN) Mulai Buyback Saham di BEI, Siapkan Dana Rp2 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Mulai hari ini, Rabu 04 Februari 2026,...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru