back to top

Perkuat Ekspansi, INET AKuisisi 53,57% Saham PADA Senilai Rp106,39 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mengakuisisi mayoritas saham PT Personel Alih Daya Tbk (PADA). Transaksi pembelian saham ini bertujuan untuk mendukung rencana ekspansi dan sinergi bisnis Perseroan.

Berdasarkan keterbukaan informasi, Selasa (3/2/2026), INET membeli 1.687.455.000 lembar saham PADA. Jumlah tersebut setara dengan 53,57% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor PADA.

Perseroan menyerap saham tersebut dari Koperasi Pegawai PT Indosat Tbk (Kopindosat) selaku penjual. Nilai transaksi ini mencapai Rp106,39 miliar.

Nilai tersebut setara dengan 29,41% dari ekuitas Perseroan berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian per 30 September 2025. Transaksi ini dikategorikan sebagai Transaksi Material sesuai aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Manajemen INET menegaskan tidak terdapat hubungan afiliasi antara Perseroan dengan Kopindosat. Transaksi ini juga bukan merupakan transaksi benturan kepentingan.

Melalui akuisisi ini, INET berupaya memperluas portofolio bisnis dari layanan digital murni ke layanan operasional berbasis tenaga kerja. Langkah ini memungkinkan INET memasuki segmen outsourcing dan manajemen SDM.

Integrasi ini dipandang sebagai upaya menggabungkan infrastruktur teknologi dengan layanan outsourcing SDM berbasis teknologi. Sinergi kedua perusahaan diharapkan menciptakan ekosistem layanan human-tech yang terintegrasi.

Langkah strategis tersebut diprediksi dapat menurunkan biaya unit dan meningkatkan profitabilitas jangka panjang. Selain itu, jangkauan pasar INET akan semakin luas dengan memanfaatkan jaringan PADA yang sudah matang di berbagai kota besar di Indonesia.

Manajemen INET menyebut langkah ini merupakan strategi untuk memperkuat lini pendapatan. Sinergi baru antara solusi digital dan tenaga kerja manusia menjadi poin utama dalam aksi korporasi ini.

“Langkah tersebut bukan sekedar diversifikasi, tetapi juga memperluas lini pendapatan dan potensi sinergi baru antara solusi digital dan tenaga kerja manusia,” tulis manajemen INET dalam dokumen keterbukaan informasi.

INET juga berharap akuisisi ini menciptakan efisiensi operasional melalui konsolidasi fungsi back-office dan teknologi. Kombinasi portofolio ini diyakini memberikan nilai tambah bagi pemegang saham kedua perusahaan.

Sebelumnya, kedua belah pihak telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Bersyarat (Conditional Shares and Purchase Agreement/CSPA) pada 28 Januari 2026. Transaksi ini akan dilakukan melalui pasar negosiasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).

- Advertisement -

Artikel Terkait

BEI Tetap Pede Kejar 50 IPO 2026 Meski Free Float Naik Jadi 15%, Kantongi Dua Calon Emiten Jumbo

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap pede...

Free Float 15% Berlaku Bertahap, OJK–BEI Bahas Dampak ke Calon Emiten di Pipeline IPO

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa...

Barito Renewables (BREN) Mulai Buyback Saham di BEI, Siapkan Dana Rp2 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Mulai hari ini, Rabu 04 Februari 2026,...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru