STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sarana Multigriya Finansial (SMFP) menerbitkan surat utang senilai Rp3,77 triliun. Surat utang tersebut terdiri atas Obligasi Berkelanjutan VIII SMFP Tahap II/2026 senilai Rp2,67 triliun, dan Sukuk Musyarakah Berkelanjutan II SMFP Tahap II/2026 sebesar Rp1,1 triliun.
Direksi SMFP dalam prospektus tambahan rencana penawaran umum obligasi yang diumumkan di Jakarta, Senin 9 Februari 2026 mengemukakan, obligasi senilai Rp2,67 triliun itu dijamin dengan full commitment dan best effort.
Dari jumlah tersebut, yang dijamin secara full commitment atau kesanggupan penuh sebesar Rp1,555 triliun. Ini ditawarkan dalam seri A sebesar Rp945 miliar dengan bunga tetap 4,75% per tahun dan jangka waktu 370 hari, serta seri B Rp610 miliar dan bunga tetap 5,25% per tahun memiliki tenor dua tahun. Sisanya, Rp1,115 triliun dijamin best effort.
Sementara itu, Sukuk Musyarakah Berkelanjutan II SMfP Tahap II 2026 senilai Rp1,1 triliun. Sebanyak Rp793,065 miliar dijamin full commitment atau kesanggupan penuh dan sisanya Rp306,935 miliar dijamin best effort atau kesanggupan terbaik.
Seluruh dana hasil Penawaran Umum Obligasi ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan dipergunakan oleh Perseroan untuk kegiatan penyaluran pembiayaan untuk mendukung pembiayaan yang disalurkan lembaga keuangan guna keberlanjutan kepemilikan, kepenghunian, dan ketersediaan perumahan dan/atau permukiman bagi masyarakat.
Adapun Seluruh dana hasil Penawaran Umum Sukuk Musyarakah ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan dipergunakan oleh Perseroan untuk kegiatan penyaluran pembiayaan untuk mendukung pembiayaan syariah yang disalurkan lembaga keuangan guna keberlanjutan kepemilikan, kepenghunian, dan ketersediaan perumahan dan/atau permukiman bagi masyarakat.
Masa penawaran obligasi berkelanjutan VIII SMFP Tahap II/2026 dan Sukuk Musyarakah II SMFP tahap II/2026 pada 23-24 Februari 2026. Pencatatan obligasi dan sukuk musyarakah SMFP di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2 Maret 2026.
Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi surat utang SMFP VIII Tahap II Tahun 2026 adalah PT Aldiracita Sekuritas Indonesia, PT CIMB Niaga Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas, PT Maybank Sekuritas Indonesia, PT OCBC Sekuritas Indonesia, dan PT RHB Sekuritas Indonesia, serta Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebagai wali amanat. (konrad)
