back to top

Satu Saham Masuk Radar Ketat BEI, Harganya Baru Saja Terbang Tinggi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengambil tindakan tegas demi melindungi investor. BEI menyematkan status Unusual Market Activity (UMA) pada saham PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI). Langkah pengawasan ini diambil karena adanya indikasi pola transaksi di luar kebiasaan.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono menyampaikan pengumuman status ini bukan berarti perusahaan langsung melakukan kesalahan atau pelanggaran hukum.

“Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal,” ucap Yulianto, dalam keterbukaan informasi dikutip Kamis (26/2/2026). 

Pihak bursa saat ini terus mencermati perkembangan pola transaksi saham TCPI. Informasi terakhir terkait perusahaan tercatat ini terbit pada 6 Februari 2026. Keterbukaan informasi tersebut memuat laporan bulanan registrasi pemegang efek perseroan.

BEI meminta para pemodal berhati-hati sebelum mengambil keputusan investasi. Investor diimbau untuk selalu memperhatikan jawaban perusahaan atas permintaan konfirmasi bursa. Para pelaku pasar juga perlu mencermati secara saksama kinerja dan keterbukaan informasi perseroan.

Mengkaji ulang rencana aksi korporasi perusahaan juga sangat disarankan. Terutama apabila rencana corporate action tersebut belum mendapat persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Investor harus jeli mempertimbangkan berbagai kemungkinan di kemudian hari.

Harga Saham TCPI

Pada perdagangan Rabu (25/2/2026), harga saham TCPI ditutup menguat. Saham ini melesat naik Rp425 atau 3,61% ke level Rp12.200 per saham. Sebelumnya, pada penutupan Selasa (24/2/2026), saham TCPI masih berada di posisi Rp11.775 per saham.

Saham TCPI mengawali perdagangan dengan harga pembukaan di level Rp11.750 per saham. Sepanjang hari, pergerakan harganya berfluktuasi dan sempat menyentuh titik tertinggi di angka Rp12.225. Saham ini juga sempat turun ke titik terendah di posisi Rp11.675 per saham. Adapun volume perdagangan saham TCPI hari itu tercatat mencapai 4,41 juta lembar.

Sejak awal tahun berjalan, pergerakan saham TCPI terpantau cukup dinamis. Saham ini mencatatkan harga terendah di posisi Rp8.675 pada 2 Januari 2026. Harga tertingginya tercatat mencapai Rp12.200 pada 25 Februari 2026.

Jika ditarik lebih jauh dalam rentang 52 minggu terakhir, saham TCPI bergerak pada level terendah Rp4.510 dan menyentuh rekor tertinggi di Rp12.225 per saham. Nilai kapitalisasi pasar atau market cap perusahaan ini terpantau sangat besar hingga menembus angka Rp61 triliun.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Geger! Usai Wanteg Sekuritas Disuspensi BEI, Sang Bos Dicopot Tersandung Kasus Pidana

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Kabar mengejutkan datang dari PT Wanteg...

Hari Ini, Obligasi Bank Panin (PNBN) Rp2,712 Triliun Dicatatkan di BEI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Hari ini, Kamis 26 Februari 2026, Obligasi...

IHSG Pagi Ini Geser ke Zona Merah, Turun 0,44% Terbebani Sederet Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru