Pasar Modal Syariah Indonesia Makin Matang, Siap Go Global

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pasar modal syariah Indonesia terus menujukkan kematangan selama 15 tahun terakhir sejak dimulai pada tahun 2011. Perkembangannya diproyeksikan semakin matang hingga tahun 2026.

Perkembangan ini tergambar pada nilai kapitalisasi pasar saham syariah dan jumlah saham syariah. Nilai kapitalisasi pasar saham syariah terus tumbuh dari tahun ke tahun, khusunya dalam lima tahun terakhir sejak tahun 2021 sampai dengan 2025.

Dalam materi paparan “Perkembangan Pasar dan Produk Pasar Modal Syariah Indonesia”, Irwan Abdalloh, Vice Director of Sharia Capital Market Bursa Efek Indonesia (BEI), mengemukakan pasar modal syariah Indonesia terus mengalami pertumbuhan. “Pasar modal syariah siap bangkit go global,” katanya dalam paparannya secara virtual di Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Dalam lima tahun terakhir sejak tahun 2021, misalnya, kapitalisasi pasar saham syariah tercatat sebesar Rp3,984 triliun. Angka ini naik menjadi Rp4,786 triliun pada 2022, tumbuh menjadi Rp6,146 triliun di tahun 2023, melonjak menjadi Rp6,825 triliun pada 2024, dan tumbuh menjadi Rp8,972 triliun di tahun 2025.

Demikian pula jumlah saham syariah dalam lima tahun terakhir mengalami peningkatan dari 481  pada 2021 menjadi 533 pada 2022. Jumlah saham syariah ini terus bertambah dari 621 pada 2023 menjadi 658 pada 2024 dan tumbuh menjadi 672 di tahun 2025.

Irwan menambahkan, pasar saham syariah (ISSI) tumbuh konsisten dalam 10 tahun terakhir sejak 2015 sampai dengan 2025. Irwan menargetkan pertumbuhan jumlah investor saham syariah sebanyak 50 ribu investor baru pada 2026.

Bahkan, pasar modal syariah Indonesia mengalami perkembangan yang pesat selama 15 tahun terakhir. Hal tersebut terlihat baik dari jumlah efek syariah yang beredar maupun minat investor terhadap produk. Perkembangan tersebut dimulai sejak diluncurkannya indeks saham syariah pada 2011.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Bekal Ibadah ke Tanah Suci: BRI Siapkan SAR 152,49 Juta untuk Living Cost Jemaah Haji 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk...

Friderica Widyasari Dewi, Basis Populasi Muslim Dorong Inklusi Keuangan Syariah

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru