STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) mencatat kinerja impresif sepanjang tahun 2025. Pendapatan dan laba emiten emiten jasa penyewaan menara telekomunikasi itu tumbuh positif. Pencapaian kinerja ini antara lain didukung peningkatan layanan komunikasi data, internet, Televisi Kabel dan jasa VSAT RTGS, perluasan jaringan, dan penyewaan menara.
Menurut laporan keuangan Desember 2025 yang diumumkan, Jumat 27 Februari 2026, laba BALI yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 26,34% menjadi Rp182,28 miliar (Rp46,33 per saham) pada tahun 2025 jika dibandingkan Rp144,27 miliar (Rp36,67 per saham) pada tahun 2024.
Pertumbuhan laba BALI antara lain ditunjang oleh pendapatan bersih yang tumbuh 18,48% menjadi Rp1,23 triliun pada 2025, dari Rp1,04 triliun pada 2024.
Pendapatan BALI sepanjang tahun 2025 didominasi Komunikasi data, Internet, Televisi Kabel dan Jasa VSAT RTGS yakni sebesar Rp678,61 miliar atau sekitar 54,76% dari total pendapatan. Adapun jasa penyewaan menara dan jaringan menyumbang pendapatan sebesar Rp560,60 miliar.
Seiring pendapatan, beban pokok pendapatan meningkat lebih tinggi dari pendapatan yakni sebesar 27,53% menjadi Rp594,62 miliar pada 2025, dari Rp466,23 miliar. Namun, laba kotor jasa telekomunikasi itu tumbuh 11,2% menjadi Rp6449,58 miliar pada tahun 2025, dari Rp579,61 miliar pada 2024.
Dari sisi neraca keuangan, BALI memiliki total aset sebesar Rp7,22 triliun pada 2025, naik 18,85% dari Rp6,07 triliun pada 2024. Adapun jumlah liabilitas dan ekuitas BALIpada 2025, masing-masing Rp4,76 triliun dan Rp2,45 triliun. (konrad)
