back to top

Harta Djaya Karya (MEJA) Siap Bagikan Saham Bonus Rp35,76 Miliar, Rasio 10:8

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) berencana membagikan saham bonus kepada para pemegang sahamnya. Total nilai saham bonus yang akan dibagikan mencapai Rp35,76 miliar. Saham bonus ini berasal dari kapitalisasi Tambahan Modal Disetor (agio saham) perseroan per 31 Desember 2024.

Manajemen MEJA mengusulkan rasio pembagian saham bonus sebesar 10:8. Setiap pemilik 10 saham perseroan akan memperoleh delapan saham bonus. Jumlah saham baru yang akan diterbitkan sebanyak-banyaknya 1,78 miliar (1.788.401.634) lembar saham dengan nilai nominal Rp20 per saham.

Setelah pembagian saham bonus ini, total saham ditempatkan dan disetor penuh perseroan akan bertambah. Jumlahnya meningkat menjadi maksimal 4,02 miliar saham dari sebelumnya hanya 2,23 miliar saham.

Perseroan memiliki tujuan khusus dalam melaksanakan aksi korporasi ini. “Pembagian Saham Bonus dilakukan oleh Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan dan memberikan benefit kepada Pemegang Saham Perseroan,” tulis manajemen MEJA dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (2/3/2026).

Manajemen juga berharap langkah ini bisa memicu pergerakan saham perseroan di pasar modal. “Perseroan mengharapkan akan menambah likuiditas saham dalam perdagangan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dapat memberikan investasi yang lebih optimal bagi pemegang saham Perseroan,” urai manajemen lebih lanjut.

Rencana pembagian saham bonus ini masih membutuhkan restu pemegang saham. Perseroan akan meminta persetujuan para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu, 8 April 2026.

Berdasarkan perkiraan jadwal, akhir perdagangan saham dengan hak atas saham bonus (cum bonus) di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 16 April 2026. Sementara itu, cum bonus di pasar tunai dijadwalkan pada 20 April 2026.

Selanjutnya, awal perdagangan saham tanpa hak atas saham bonus (ex bonus) di pasar reguler dan negosiasi dimulai pada 17 April 2026. Adapun ex bonus di pasar tunai jatuh pada 21 April 2026.

Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas saham bonus (recording date) tercatat pada 20 April 2026. Terakhir, perseroan akan melakukan pendistribusian saham bonus kepada para pemegang saham pada 8 Mei 2026.

- Advertisement -

Artikel Terkait

BEI Gembok Perdagangan Saham Lancartama Sejati (TAMA), Ini Alasannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi)...

Geser ke Zona Hijau, IHSG Pagi Ini Naik 0,50% ke 8.057,237

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru