Perkuat Keuangan, Cashlez Worldwide (CASH) Gelar Right Issue Rp237,21 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Cashlez Worldwide Indonesia  Tbk (CASH) berencana melakukan penawaran umum terbatas saham (PUT) I atau right issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 996.676.699 lembar saham bernominal Rp12 per unit dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).

Rencana penawaran umum terbatas saham atau rights issue tersebut sudah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham Perseroan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) CASH pada tanggal 12 Maret 2026.

Harga pelaksanaan right issue CASH ditetapkan sebesar Rp238 per lembar sehingga perusahaan di bidang Jasa Finansial Teknologi dan Pembayaran Digital tersebut berpeluang mendapatkan dana sebesar Rp237,21 miliar.

Setiap pemegang 168 (seratus enam puluh delapan) Saham Lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 17 Juni pukul 16.00 WIB berhak atas 117 (seratus tujuh belas) Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD), dimana setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp238.

Manajemen CASH dalam prospektus tambahan right issue yang disampaikan, Selasa 7 April  2026 menyebutkan, seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Terbatas (PUT) melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan oleh Perseroan untuk mendukung struktur keuangan dan ekspansi operasional dengan alokasi sebagai berikut:

Sekitar 45,44% akan digunakan untuk Pelunasan Utang (Payment Loan) guna memperkuat posisi keuangan Perseroan.

Sebesar 42,17% akan dialokasikan sebagai Modal Kerja (Operational Expenditure/Opex) untuk mendukung kegiatan operasional bulanan Perseroan.

Sekitar 12,39% akan digunakan untuk Belanja Modal (Capital Expenditure/Capex) guna penguatan infrastruktur teknologi informasi, pengadaan perangkat kerja, serta renovasi fasilitas kantor.

Ditinjau dari sisi keuangan, CASH masih menderita rugi bersih sebesar Rp67,73 miliar pada 2025, meningkat 94,63% dari rugi Rp34,8 miliar pada tahun 2024. Pendapatan bersih Perseroan turun sebesar 20,35% menjadi Rp110,18 miliar pada 2025, dari Rp138,34 miliar pada tahun 2024.

Total aset CASH per Desember 2025 sebesar Rp271,63 miliar, naik dari Rp233,63 miliar per Desember 2024. Adapun jumlah liabilitas dan ekuitas Perseroan per Desember 2025, masing-masing Rp209,59 miliar dan Rp62,03 miliar. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Royaltama Mulia (RMKO) Gelar RUPSLB, Setujui Rights Issue dan Bentuk Manajemen Baru

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO),...

PEFINDO Afirmasi Peringkat idA untuk Darma Henwa (DEWA) dengan Prospek Stabil

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PEFINDO menegaskan peringkat idA dengan prospek...

IHSG Sesi I Melambung 3,39% Tembus 7.200, IDXBASIC Naik Tertinggi 7,17%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru