IHSG Berpotensi Melanjutkan Penguatan, BNI Sekuritas Sarankan Speck Buy Saham EMTK, EMAS dan ADMR

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi melanjutkan penguatan dengan mencoba resist level 7.200-7.300 pada perdagangan saham Kamis (02/4/2026). Demikian pandangan Fanny Suherman, CFP®, Head of Retail Research BNI Sekuritas.

“IHSG akan mencoba untuk tes resist di kisaran 7.200-7.300 sedangkan support di kisaran 7.025-7.130,” tulis Fanny dalam laporan riset, Kamis (02/4/2026).

Investor perlu mencermati pergerakan IHSG pada Kamis (02/4/2026) ini setelah mengalami penguatan pada hari sebelumnya. IHSG pada Rabu (01/4/2026) ditutup naik 1,93%, disertai dengan net sell asing Rp163 miliar. Saham-saham yang paling banyak dijual asing kemarin adalah BMRI, BBRI, BBNI, ANTM dan ITMG.

Untuk perdagangan saham pada Kamis (02/4/2026) ini, BNI Sekuritas menetapkan rentang batas atas (resist) IHSG di kisaran 7.200-7.300, sedangkan batas bawah (support) di kisaran 7.025-7.130.

Fanny juga menyampaikan beberapa pilihan saham yang menarik untuk dicermati. “Trading idea hari ini adalah EMTK, EMAS, ESSA, MBMA, ADMR dan WIFI,” katanya.

Berikut rincian rekomendasi trading lengkapnya:

1.EMTK – Spec Buy

Area beli: 745 –760

Cut loss: di bawah 725

Target dekat di 785 – 820

  1. EMAS – Spec Buy

Area beli: 8.320 –8.475

Cut loss: di bawah 8.300

Target dekat di 8.675 – 8.950

  1. ESSA – Spec Buy

Area beli: 660 –670

Cut loss: di bawah 650

Target dekat di 685 – 710

  1. MBMA – Sepc Buy

Area beli di 690 – 730

Cut loss: di bawah 650

Target dekat di 750 – 810

  1. ADMR – Spec Buy

Area beli di 1.950 –1.980

Cut loss: di bawah 1.940

Target dekat di 2.050 – 2.120

  1. WIFI – Buy if Break 2.260

Target dekat di 2.300 -2.380

Cutloss di bawah 2.210

Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau menjual saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Energi Mega Persada (ENRG) Tawarkan Obligasi Rp500 Miliar, Intip Jadwal dan Bunganya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG)...

MSCI Minta Data Historis Tambahan ke BEI, Untuk Apa?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) terus menjalin...

Masa Berlaku Habis, 4,9 Miliar Opsi Saham MESOP I Bukalapak Dipastikan Hangus

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) resmi mengakhiri...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru