Adhi Karya Pasang Hybrid Wind Tree Pertama di Indonesia, Begini Penjelasannya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Adhi Karya Persero Tbk (ADHI) melalui Departemen Energi & Industrial (E&I) melakukan pemasangan Hybrid Wind Tree Pertama di Indonesia. Inisiatif ini bertempat di K...
Rozi menjelaskan, Hybrid Wind Tree terdiri dari 2 komponen utama yang mengkonversi energi angin dan energi cahaya matahari menjadi energi listrik, yaitu turbin angin sumbu vertikal yang disebut sebagai Aeroleaf dan Solar Panel yang membentuk daun dengan nama Solar Petal. Hybrid Wind Tree dibangun dengan kemampuan memanfaatkan energi angin pada minimum kecepatan 2,5 m/s dan cahaya matahari untuk menghasilkan listrik ramah lingkungan.
Konfigurasi Hybrid Wind Tree yang terpasang di Kantor PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi, mencakup 30 Aeroleaf dengan kapasitas maksimum masing-masing adalah 300 Watt yang kemudian diintegrasikan dengan 30 Solar Petal yg memiliki kapasitas 82 Wattpeak (Wp) serta 5 Solar Petal dg kapasitas 200 Wattpeak (Wp). Sehingga Hybrid Wind Tree mampu memproduksi 12,4 kilowatt (kW) pada kondisi kecepatan angin dan tingkat radiasi matahari maksimum.
Menurut Rozi, energi yang dihasilkan oleh Hybrid Wind Tree ini akan dialirkan untuk mengisi Sistem Baterai yang berkapasitas 28.800 Ah yang kemudian baterai akan menyuplai energi listrik ke kantor dengan beban sebesar 1.400 Watt yang digunakan untuk operasional penerangan kantor.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026