Akhir Pekan, IHSG Naik 0,66% di Posisi 6.758,793
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup naik 44,273 poin atau menguat 0,66% menjadi 6.758,793 poin, Jumat (27/10). Ini seiring naiknya harga sah...
Sejumlah saham yang mengalami kenaikan harga di antaranya adalah GGRM naik 2,63% jadi Rp26.300 per unit. Saham TLKM menguat 0,57% jadi Rp3.500, saham KLBF terangkat 0,29% ke harga Rp1.755, saham BBRI melambung 1,63% jadi Rp5.000, saham AMMN naik 1,91% ke Rp6.675, dan saham BREN menguat 6,84% ke harga Rp4.060 per unit.
Sedangkan emiten yang harga sahamnya ditutup turun, antara lain, saham BBCA tergerus 0,29% jadi Rp8.700 per unit. Berikut saham BBRI melemah 0,61% ke Rp4.850, harga saham GOTO melorot 1,75% ke Rp56, dan saham UNTR jatuh 2,48% ke harga Rp25.525 per unit.
Menurut data RTI, total volume saham yang berpindahtangan pada Jumat ini mencapai 18,388 miliar saham senilai Rp8,689 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyk 1.152.118 kali.
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Market Cap BEI Naik 0,48 Persen Jadi Rp10.923T Dalam Sepekan
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%