Ambisi Trump Beli Greenland Bikin Bursa Eropa Kebakaran, Saham Mewah dan Otomotif Rontok
STOCKWATCH.ID (LONDON) โ Bursa saham Eropa kompak memerah pada penutupan perdagangan Senin (19/1/2026) waktu setempat. Para investor bereaksi negatif terhadap ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Don...
STOCKWATCH.ID (LONDON) โ Bursa saham Eropa kompak memerah pada penutupan perdagangan Senin (19/1/2026) waktu setempat. Para investor bereaksi negatif terhadap ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menaikkan tarif impor bagi negara-negara Eropa. Langkah ini diambil Trump sebagai tekanan agar AS bisa membeli wilayah Greenland dari Denmark.
Mengutip CNBC International, indeks Stoxx Europe 600 yang berisi saham-saham utama di Eropa berakhir merosot 1.19% ke level 607.06. Hampir seluruh sektor saham terperosok ke zona negatif. Indeks CAC 40 di Prancis anjlok 1.78% ke posisi 8,112.02. Indeks DAX Jerman turun 1.34% menjadi 24,959.06.
Kelesuan pasar menyusul pengumuman Trump pada Sabtu lalu melalui platform Truth Social miliknya. Ia menyatakan delapan sekutu NATO akan menghadapi kenaikan tarif. Kebijakan ini menyasar Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia.
Tarif impor tersebut akan mulai diberlakukan sebesar 10% pada 1 Februari mendatang. Angkanya bakal melonjak menjadi 25% pada 1 Juni jika kesepakatan pembelian Greenland tidak tercapai. Trump ingin membeli wilayah otonom milik Denmark tersebut untuk memperluas kedaulatan Washington.
Barang-barang dari delapan negara anggota NATO tersebut akan terus dikenakan kenaikan tarif. Trump menegaskan sanksi ini berlaku โsampai kesepakatan tercapai untuk pembelian Greenland secara Lengkap dan Totalโ. Para pemimpin Eropa merespons keras ancaman ini. Mereka menyebut tarif tersebut โtidak dapat diterimaโ dan berjanji mendukung penuh Denmark.
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...
- Penjualan Indofood Tembus Rp65,53 Triliun, Tapi Laba Bersih Turun Gara-Gara Ini
- Telkom Cetak Laba Rp14,21 Triliun di Semester I 2026, Pendapatan Tembus Rp75,88...
- Wall Street Bangkit, Lonjakan Saham Microsoft Akhiri Tren Negatif Nasdaq
- Shell Cetak Laba USD 9,8 Miliar, Bursa Saham Eropa Melaju di Tengah Konflik AS-I...
- Mayoritas Bursa Asia Terkoreksi, Nikkei Menguat, Kospi Turun Lebih dari 1%
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...