Anak Usaha Sarana Menara Nusantara Tarik Pinjaman Bank BTPN Rp4 Triliun
STOCKATCH.ID (JAKARTA) - Lima anak perusahaan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), masing-masing PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), PT Iforte Solusi Ifotek (Iforte), Solusi Tunas...
STOCKWATCH.ID STOCKATCH.ID (JAKARTA) - Lima anak perusahaan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), masing-masing PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), PT Iforte Solusi Ifotek (Iforte), Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR), BIT Teknologi Nusantara (BIT), dan Varnion Technology Semesta (VTS) memperoleh pinjaman sebesar Rp4 triliun dari PT Bank BTPN Tbk (BTPN) pada 01 April 2024.
Menurut Monalisa Irawan, Sekretaris Perusahaan TOWR dalam keterbukaan informasi, Kamis (04/4/2024), pinjaman yang tidak disebutkan tingkat bunga dan tenor itu akan digunakan untuk membiayai kebutuhan korporasi umum, dan tidak terbatas pada kebutuhan modal kerja anak usaha Perseroan tersebut di atas.
Berdasarkan kesepakatan perjanjian yang ditandatangani oleh para pihak, papar Monalisa, Protelindo akan memperoleh fasilitas maksimum Rp4 triliun. Adapun Solusi Tunas Pratama senilai Rp1,4 triliun. Kemudian, Iforte maksimum Rp3 triliun. Sementara, BIT Teknologi sebesar Rp400 miliar dan Varnion Technology senilai Rp35 miliar. โPenarikan pinjaman tidak boleh melebihi total pinjaman,โ katanya.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem