Anak Usaha SFAN Raih Pinjaman Rp53,65 Miliar dan Akuisisi SFUD
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Surya Fajar Capital Tbk (SFAN) mengumumkan aksi korporasi terbaru melalui anak usahanya. PT Digitalisasi Perangkat Indonesia (DPI) resmi menandatangani tiga perjanjian str...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Surya Fajar Capital Tbk (SFAN) mengumumkan aksi korporasi terbaru melalui anak usahanya. PT Digitalisasi Perangkat Indonesia (DPI) resmi menandatangani tiga perjanjian strategis. DPI merupakan anak perusahaan yang dikendalikan secara langsung oleh SFAN dengan kepemilikan 51,95%. Penandatanganan ketiga perjanjian ini dilakukan secara serentak pada 19 Mei 2026.
Perjanjian pertama berfokus pada fasilitas pinjaman. PT Trans Mutasi Bangsa (TMB) menyalurkan pinjaman kepada DPI. Nilai transaksi pinjaman ini mencapai Rp53,65 miliar. Pelunasan pinjaman ini akan menggunakan skema pengalihan saham pada saat jatuh tempo.
DPI akan melunasi utang tersebut dengan melepas kepemilikan sahamnya di PT Mareco Prima Mandiri (MPM). Saham yang dialihkan mencakup 120 juta saham Seri A, 822,91 juta saham Seri B, dan 14,5 miliar saham Seri C. Jumlah keseluruhan saham ini setara dengan 99,365% dari total saham yang diterbitkan dan disetor penuh oleh MPM. MPM sendiri berstatus sebagai perusahaan terkendali di bawah naungan DPI.
Perjanjian kedua memuat rencana akuisisi PT Surya Fajar Urun Dana (SFUD) oleh DPI. SFAN akan mengalihkan seluruh saham miliknya di SFUD kepada DPI. Nilai transaksi pengalihan saham ini dipatok sebesar Rp13,87 miliar. SFAN tercatat menguasai 138.750 lembar saham atau mewakili 92,50% dari total saham SFUD.
DPI akan menebus saham SFUD tersebut dengan skema utang. Batas waktu pelunasan atau jatuh tempo utang ditetapkan paling lambat 31 Desember 2026. Skema ini memuat bunga pinjaman sebesar 8,00% per tahun.
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...
- Penjualan Indofood Tembus Rp65,53 Triliun, Tapi Laba Bersih Turun Gara-Gara Ini
- Telkom Cetak Laba Rp14,21 Triliun di Semester I 2026, Pendapatan Tembus Rp75,88...
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- Simak Top 5 Net Foreign Buy Sepekan: BBCA Jadi Incaran Investor Asing, TPIA Pimp...
- Kinerja IHSG Juli 2026 Menguat Tajam 10,51%, Investor Nikmati Reli Bursa
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...
- BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Literasi Keuangan dan Kewirausahaan, Siapkan Usa...