Awal Perdagangan, IHSG Dibuka di Zona Hijau
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pada pembukaan perdagangan pagi ini, Kamis (11/1/2024), pukul 9:00 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau. Hingga pukul 10.30 WIB, IHSG terpantau di lev...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pada pembukaan perdagangan pagi ini, Kamis (11/1/2024), pukul 9:00 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau. Hingga pukul 10.30 WIB, IHSG terpantau di level 7.263,070, naik 35,773 poin atau menguat 0,49%, dari penutupan Rabu (10/1/2024) di posisi 7.227,297.
Hingga waktu tersebut di atas, sebanyak 10,136 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 570.682, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp3,561 triliun. Tercatat sebanyak 221 saham menguat, sebanyak 259 saham melemah dan sebanyak 211 saham tetap tidak berubah.
Saham-saham yang mengalami kenaikan harga pagi ini, di antaranya adalah ASII naik 1,36% jadi Rp5.600 per unit. BBCA naik 1,05% ke Rp9.650, SMGR naik 1,19% ke harga Rp6.400, UNVR naik 0,88% ke Rp3.440, dan GGRM menguat 0,85% jadi Rp20.800 per saham.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%