Bangun Karya Perkasa Raih Kontrak Rp13,10 Miliar dari Central Pertiwi Bahari
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)-Manajemen PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) mengumumkan, pihaknya meraih kontrak baru senilai Rp13,10 miliar dari PT Central Pertiwi Bahari (CPB), anak usaha PT Central P...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)-Manajemen PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) mengumumkan, pihaknya meraih kontrak baru senilai Rp13,10 miliar dari PT Central Pertiwi Bahari (CPB), anak usaha PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO).
Dharmo Budiono, Direktur Utama KRYA dalam keterangan, Senin (11/12) mengemukakan, ย kontrak proyek tersebut bersifat borongan untuk pekerjaan pembangunan Gudang RM berukuran 54 x 66 m2, Stock Pile Batubara berukuran 18 x 12 m2, dan pembetonan jalan belakang Gudang RM dengan luas 1.398 m2.
Menurut Dharmo, waktu pengerjaan proyek ini dimulai pada 6 Desember 2023 dan ditargetkan rampung pada 30 April 2024. Dharmo mengapresiasi KRYA yang kembali memperoleh proyek berulang dari anak usaha CPRO tersebut.
โIni adalah bukti kepercayaan yang berkelanjutan dari salah satu mitra utama kami. Kemitraan jangka panjang ini mencerminkan dedikasi dalam memberikan layanan dan produk berkualitas,โ tulis Dharmo dalam keterangan tertulisnya.
Dharmo menjelaskan, dengan tambahan kontrak proyek dari PT Central Pertiwi Bahari, maka total kontrak baru KRYA mencapai Rp285,75 miliar. Pencapaian ini merupakan rekor tertinggi kontrak baru KRYA selama perusahaan berdiri.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem