back to top
Kamis, Januari 22, 2026
23.1 C
Jakarta

Bank Amar Targetkan Pertumbuhan Positif di 2025, Fokus Inovasi Teknologi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Bank Amar Indonesia (AMAR) menargetkan pertumbuhan kinerja keuangan yang positif pada 2025. Hingga kuartal 12025, pendapatan bunga bersih AMAR tumbuh 19,06%,. Hal ini menopang total pendapatan operasional  Perseroan yang mencapai Rp463,7 miliar atau naik sekitar 22,88% dibanding periode yang sama tahun 2024.

Rasio profitabilitas AMAR pun menunjukkan tren positif dengan ROA sebesar 6,94% dan ROE sebesar 8,13%, mencerminkan efisiensi dan pengelolaan modal yang semakin baik.

Portofolio kredit AMAR tumbuh sehat sebesar 15,83% YoY dengan rasio kredit bermasalah (NPL) tetap rendah di level 1,48%. Efisiensi operasional turut meningkat, tercermin dari penurunan rasio BOPO menjadi 81,79%.

Didukung oleh struktur permodalan yang kokoh, Amar Bank mencatat rasio Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 121,6%, LCR sebesar 3.860%, dan NSFR sebesar 163%, jauh melampaui batas minimum regulasi dan menegaskan posisi keuangan yang sangat solid untuk ekspansi berkelanjutan.

Direksi AMAR dalam acara paparan publik di Jakarta, Selasa (17/6/2025) menjelaskan, Perseroan memiliki berbagai strategi di 2025 untuk mencapai pertumbuhan positif. Strategi itu difokuskan pada inovasi teknologi untuk memberikan solusi keuangan yang cepat dan aman bagi nasabah, serta didukung oleh modal bank yang kuat yang ditunjukkan dari CAR yang tinggi untuk dapat terus melakukan ekspansi.

Senior Vice President of Finance Amar Bank David Wirawan mengatakan, prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit serta manajemen biaya yang efisien menjadi pendorong utama pertumbuhan. Menurut David, kinerja keuangan AMAR di kuartal I 2025 mencerminkan eksekusi strategi yang disiplin dengan berfokus pada pertumbuhan berkelanjutan. Laba bersih meningkat signifikan, efisiensi operasional terus membaik, dan rasio keuangan kami tetap sangat sehat.

“Dengan kombinasi fundamental yang kuat dan inovasi digital yang terus dikembangkan, kami optimistis dapat mempertahankan tren pertumbuhan positif hingga akhir tahun,” ungkapnya.

David menambahkan bahwa AMAR terus memperluas penyaluran kredit yang bertanggung jawab, khususnya bagi segmen UMKM dan ritel, guna meningkatkan akses keuangan yang lebih merata bagi masyarakat.

“Di sisi likuiditas, kami mengoptimalkan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) serta terus mendorong peningkatan rasio CASA. Efisiensi operasional pun menjadi prioritas, yang kami wujudkan melalui pemanfaatan teknologi,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, AMAR juga akan tetap fokus dalam mendukung dan memberdayakan UMKM dengan menyasar sektor-sektor yang potensial, termasuk industri kreatif di Indonesia.

Baru-baru ini, AMAR menjadi mitra utama untuk penyelenggaraan Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) Market 2025. AMAR menawarkan tiga layanan perbankan digital inovatif: aplikasi Amar Bank, Tunaiku, dan Embedded Banking.

Aplikasi Amar Bank adalah bank cerdas berbasis cloud yang hanya tersedia di mobile, dilengkapi teknologi AI untuk pengalaman yang lebih personal. Tunaiku menyediakan pinjaman tanpa agunan hingga Rp30 juta dengan proses cepat dan bunga kompetitif, khusus bagi masyarakat underbanked dan unbanked.

Sementara itu, layanan Embedded Banking memungkinkan akses layanan perbankan langsung di platform mitra, sehingga lebih praktis dan menjangkau lebih banyak pengguna.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Dana IPO Rp36,06 Miliar AEGS Ludes, Porsi Terbesar Buat Modal Kerja

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajamen PT Anugerah Spareparts Sejahtera Tbk (AEGS)...

BEI Lanjutkan Suspensi Perdagangan Saham Dosni Roha Indonesia (ZBRA), Ini Alasannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk melanjutkan...

IHSG Kembali Turun 0,20% di Bawah 9.000 di Tengah Menguatnya Bursa Asia

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Meski dibuka menguat di level 9.052,168, Indeks Harga...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru