back to top

Bank of Singapore Cabut, Julius Baer Ambil Alih Saham BACA

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA) melaporkan perubahan signifikan dalam komposisi pemegang sahamnya. Perubahan ini tercatat dalam laporan bulanan registrasi pemegang efek untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2025. Terdapat pergeseran kepemilikan saham dalam jumlah besar antara pemegang saham pengendali dan institusi asing.

Direktur Bank Capital Indonesia, Harri Setia Budhi menyampaikan laporan tersebut kepada otoritas bursa pada Rabu (7/1/2026). Data menunjukkan adanya transaksi pelepasan saham oleh PT Capital Global Investama.

PT Capital Global Investama kini menggenggam 10.109.177.511 lembar saham. Jumlah ini setara dengan 50,6649% dari total saham perseroan. Sebelumnya, entitas ini memiliki 12.909.177.511 lembar saham atau 64,6979%. Artinya, terdapat pengurangan sebanyak 2.800.000.000 lembar saham.

Saham yang dilepas tersebut tampaknya ditampung oleh Bank Julius Baer and Co Ltd. Institusi yang beralamat di Singapore ini mencatatkan kenaikan kepemilikan yang drastis.

Bank Julius Baer kini menguasai 4.795.302.489 lembar saham atau setara 24,0330%. Pada bulan sebelumnya, kepemilikan mereka hanya tercatat sebanyak 1.995.302.489 saham atau 10%. Terjadi penambahan sebanyak 2.800.000.000 lembar saham dalam portofolio mereka.

Sementara itu, porsi kepemilikan masyarakat dengan warkat tercatat nihil. Sedangkan masyarakat non-warkat atau scripless memiliki 5.048.544.885 lembar saham. Angka ini setara dengan 25,3021% dan tidak mengalami perubahan dari bulan sebelumnya.

Jumlah pemegang saham BACA juga terpantau mengalami kenaikan. Pada bulan sebelumnya, tercatat ada 16.658 pemegang saham. Angka ini naik menjadi 18.182 pemegang saham pada akhir Desember 2025. Terdapat penambahan sebanyak 1.524 investor baru.

Perseroan juga melaporkan data saham free float sebanyak 5.048.542.754 lembar atau 25,3%. Danny Nugroho tercatat sebagai penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham perseroan.

Bank of Singapore Cabut dari Bank Capital

Sebelumnya, Bank of Singapore Limited melepas seluruh kepemilikan sahamnya di PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA). Institusi keuangan asing ini tidak lagi tercatat sebagai pemegang saham di bank swasta tersebut.

Transaksi pelepasan saham jumbo ini terjadi pada tanggal 24 Desember 2025. Pelaporan resmi baru dilakukan pada tanggal 30 Desember 2025.

Sebelum transaksi ini berlangsung, Bank of Singapore memiliki jumlah saham yang cukup signifikan. Mereka menggenggam sebanyak 2,8 miliar unit saham BACA. Jumlah tersebut setara dengan porsi kepemilikan atau hak suara sebesar 14,033%.

Kini, posisi kepemilikan saham Bank of Singapore di Bank Capital telah berubah total. Pasca transaksi, jumlah saham mereka menjadi 0 unit. Persentase hak suara pun menyusut menjadi 0,00%.

Berdasarkan data laporan kepemilikan saham, kepemilikan ini sebelumnya berstatus tidak langsung. Saham tersebut tercatat atas nama pemilik langsung GIA Ventures Pte Ltd.

Transaksi pengalihan saham ini dilakukan dengan harga Rp 1,00 per lembar saham. Dalam kolom tujuan transaksi, pihak pelapor menyebutkan status transaksi ini sebagai pengalihan keluar tanpa pembayaran.

“Free of payment – transfer out,” tulis keterangan dalam laporan tersebut.

Bank of Singapore Limited juga menegaskan validitas data yang disampaikan dalam laporannya kepada otoritas bursa.

“Saya bertanggung jawab penuh terhadap seluruh akibat hukum yang timbul dan menjamin kebenaran atas seluruh data, informasi, keterangan dan/atau dokumen yang dilaporkan,” bunyi pernyataan resmi dalam dokumen tersebut.

- Advertisement -

Artikel Terkait

IHSG Berpotensi Lanjut Menguat ke 8.450, BNI Sejuritas Sarankan ‘Beli’ PANI, BULL hingga RAJA Hari Ini!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa...

Cuan Besar, Triniti Properti (TRIN) Jual 6,25 Juta Saham Buyback di Harga Rp800

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  - PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN)...

Pasar Obligasi 2025 Cetak Return 12,6%, Mandiri Sekuritas Prediksi Yield SBN 2026 di 5,80–6,20%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –  Pasar obligasi Indonesia menunjukkan ketahanan kuat...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru