Baru Cetak Untung, ISEAI Peringatkan Laba GOTO Bisa Terkikis Aturan Komisi 8%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Masa depan profitabilitas PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berada dalam tekanan. Kebijakan baru pemerintah terkait pembatasan komisi aplikator maksimal 8% berpotensi mengga...

Baru Cetak Untung, ISEAI Peringatkan Laba GOTO Bisa Terkikis Aturan Komisi 8%
Bacakan Artikel

Jika kebijakan komisi flat 8% diterapkan penuh, pendapatan bersih segmen mobilitas diproyeksikan turun signifikan dari Rp815 miliar menjadi Rp457,04 miliar.

Tekanan semakin besar seiring kewajiban tambahan dalam aturan tersebut. Perusahaan aplikator diwajibkan menanggung jaminan sosial, termasuk asuransi dan BPJS bagi pengemudi.

Estimasi biaya tambahan untuk perlindungan sosial ini mencapai Rp225 miliar setiap kuartal. Angka tersebut dihitung berdasarkan asumsi iuran Rp25.000 per pengemudi untuk sekitar 3 juta mitra aktif.

Tanpa adanya kenaikan tarif dasar bagi konsumen, total kerugian operasional segmen mobilitas GOTO berpotensi membengkak. Proyeksi kerugian mencapai Rp302,96 miliar setiap kuartal di bawah rezim komisi 8%.

Kondisi ini menekan performa fundamental GOTO yang sebenarnya tengah menunjukkan tren positif. Laba usaha GOTO pada kuartal I-2026 tercatat Rp418 miliar. Angka ini membaik dari posisi rugi usaha Rp193 miliar pada tahun sebelumnya. Arus kas operasional pun melonjak 3,5 kali lipat menjadi Rp1,1 triliun.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: