Baru Sebulan IPO, MINE Catat Kinerja Solid, Laba Tumbuh 41% pada 2024
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE), perusahaan yang baru melantai di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 10 Maret 2025, berhasil mencatatkan kinerja keuangan solid pada tahun 2...
Kenaikan pendapatan diikuti dengan peningkatan beban pokok pendapatan MINE sebesar 16,99% dari, Rp1,33 triliun pada 2023 menjadi Rp1,56 triliun tahun 2024. Namun, laba kotor emiten jasa penambagan nikel itu melonjak 31,17% menjadi Rp557,93 miliar pada 2024 dibanding Rp425,34 miliar pada tahun 2023.
Sekedar informasi, PT Sinar Terang Mandiri Tb (MINE) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada 10 Maret 2025. Dalam IPO ini, perseroan menawarkan kepada para investor sebanyak 612.665.300 saham yang ekuivalen dengan 15% dari modal ditempatkan. Harga perdana saham MINE sebesar Rp216 per saham, sehingga Perseroan berhasil memperoleh dana segar sebesar Rp132,3 miliar.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...