BCA Distribusi Dividen Final pada 11 April 2025
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Dividen final PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) untuk tahun buku 2024 sebesar Rp250 per saham akan dibagikan pada 11 April 2025. Pembagian dividen ini telah disepakati dan dipu...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Dividen final PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) untuk tahun buku 2024 sebesar Rp250 per saham akan dibagikan pada 11 April 2025. Pembagian dividen ini telah disepakati dan diputuskan dalam rapat umum pemegang saham Tahunan (RUPST) BBCA yang dilaksanakan pada 12 Maret 2025.
Direksi BBCA dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (14/3/2025) mengemukakan, total dividen BBCA tahun buku 2024 sebesar Rp36,9 triliun atau Rp300 per saham. Adapun dividen interim sebesar Rp6,1 triliun (Rp50 per saham) telah dibagikan kepada pemegang saham Perseroan pada 11 Desember 2024.
Menurut Direksi, penerima dividen adalah pemegang saham yang namanya terdaftar dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) BBCA per 24 Maret 2025. Adapun ย Cum dan Ex dividen BBCA di pasar Reguler dan Negosiasi BEI ditetapkan pada 20 dan 21 Maret 2025, sedangkan di Pasar Tunai pada 24 dan 25 April 2025.
BBCA membukukan laba Rp54,8 triliun pada 2024, naik 12,7% jika dibandingkan Rp48,6 triliun tahun 2023. Pendapatan bunga bersih Perseroan tumbuh 9,77% jadi Rp82,26 triliun pada 2024, dari Rp74,93 triliun pada 2023. (konrad)
- AS Ancam Isolasi Ekonomi Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Melompat
- Wall Street Terkoreksi, Namun S&P 500 Sukses Catat Kenaikan Tiga Pekan Beruntun
- Harga Minyak Melonjak, Tren Reli Empat Pekan Bursa Saham Eropa Terhenti
- Saham Teknologi Pimpin Kenaikan Bursa Asia, Indeks Kospi dan Nikkei Menghijau
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Direktur WINS Sugiman Layanto Borong 5,99 Juta Saham, Ini Tujuannya
- Sinergi dengan Danantara, Telkom Bidik Pertumbuhan Bisnis Enterprise hingga 30%
- Samuel Sekuritas Tambah Saham BKSL Lewat Repo Senilai Rp63,42 Miliar
- AS Ancam Isolasi Ekonomi Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Melompat
- Wall Street Terkoreksi, Namun S&P 500 Sukses Catat Kenaikan Tiga Pekan Beruntun