BCA Siap Tebar Dividen Interim 3 Kali pada 2026, Dibagikan per Kuartal
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memutuskan pembagian dividen Rp41,3 triliun (Rp336 per saham) untuk tahun buku 2025. Jumlah itu setar...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memutuskan pembagian dividen Rp41,3 triliun (Rp336 per saham) untuk tahun buku 2025. Jumlah itu setara dengan Dividend Payout Ratio (DPR) sekitar 72% dari laba bersih perseroan.
Adapun masing-masing saham akan kebagian Rp281. Perseroan telah lebih dahulu membagikan dividen interim sebesar Rp55 per saham. Total dividen interim yang telah disalurkan mencapai sekitar Rp6,77 triliun. Dengan demikian, dividen tunai yang dibagikan secara total mencapai Rp336 per saham atau Rp41,3 triliun dari laba bersih tahun buku 2025.
Presiden Direktur BCA Hendra Lembong dalam siaran pers, Kamis (12/3/2026), mengemukakan, BCA pada 2025 membukukan laba bersih sebesar Rp57,5 triliun, tumbuh sekitar 4,9% dibandingkan tahun 2024.
Hendra menyatakan, selain keputusan pembagian dividen tahun buku 2025, direksi BCA juga akan membagikan dividen per kuartal pada tahun 2026. "Direksi dengan persetujuan dewan komisaris dapat membagikan dividen interim sebanyak 3 kali pada tahun 2026, yang direncanakan akan dibagikan per kuartal," katanya.
Hendra menambahkan, kepercayaan dan dukungan segenap stakeholder, termasuk pemerintah, regulator dan otoritas sepanjang tahun 2025 membuat BCA mampu membukukan kinerja yang solid dan meningkatkan dividen tunai sebesar 12% dibandingkan dividen tunai yang dibagikan untuk tahun buku 2024.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...