BEI Buka Suspensi, 2 Saham yang Sempat Melejit Bisa Diperdagangkan Lagi Hari Ini!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –  Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan saham PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) dan PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I Jumat, 29 Agustus 2025. Selain itu, perdagangan Waran Seri I HUMI (HUMI-W) juga dibuka kembali di seluruh pasar.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan dengan pembukaan kembali suspensi ini, investor dapat kembali melakukan transaksi saham HUMI dan FLMC mulai hari ini.

“Dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham HUMI dan FLMC di Pasar Reguler dan Pasar Tunai serta Waran Seri I PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI-W) di Seluruh Pasar dibuka kembali mulai sesi I tanggal 29 Agustus 2025,”  tulis Yulianto dalam keterbukaan informasi di laman Bursa, dikutip Jumat (29/8/2025).

Sebelumnya, BEI menghentikan sementara perdagangan saham HUMI dan FLMC mulai sesi I Kamis, 28 Agustus 2025, karena harga kedua saham melesat signifikan. HUMI-W juga dihentikan di seluruh pasar.

penghentian sementara dilakukan sebagai bentuk proteksi bagi investor. “Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor, Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham pada tanggal 28 Agustus 2025,” ujar Yulianto.

Lonjakan harga saham HUMI terjadi pada penutupan perdagangan Rabu, 27 Agustus 2025. Saham ditutup di Rp184 per lembar, naik Rp47 atau 34,31% dari penutupan sebelumnya di Rp137. Sejak awal perdagangan, saham dibuka di Rp142 dan sempat menyentuh level tertinggi Rp184 sebelum turun ke Rp135. Volume transaksi melonjak hingga 2,39 miliar lembar.

Kenaikan ini membuat HUMI mencatat rekor tertinggi sepanjang tahun di Rp184 per saham. Sebelumnya, harga terendah tercatat Rp50 pada 2 Januari 2025. Dalam 52 minggu terakhir, saham HUMI bergerak di kisaran Rp50 hingga Rp184. Kapitalisasi pasar perusahaan kini mencapai Rp3,32 triliun.

Saham FLMC juga mencatat kenaikan signifikan. Harga ditutup di Rp162 per lembar, naik Rp14 atau 9,46% dari posisi sebelumnya di Rp148. Sepanjang perdagangan, saham sempat menyentuh level tertinggi Rp162 dan terendah Rp150 dengan volume transaksi 19,23 juta lembar.

Level Rp162 menjadi rekor tertinggi FLMC sepanjang tahun, sementara harga terendah sebelumnya tercatat Rp29 pada 21 April 2025. Dalam 52 minggu terakhir, saham FLMC bergerak di kisaran Rp28 hingga Rp162. Kapitalisasi pasar FLMC kini mencapai Rp126,56 miliar.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Siap-Siap! Yulie Sekuritas Tebar Dividen Tunai Rp10 per Saham, Ini Jadwalnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Yulie Sekuritas Indonesia  Tbk (YULE) akan...

Bersiap Delisting 18 Emiten, Bagaimana BEI Mengawal Eksekusi Buyback Demi Investor Publik?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana menghapus...

OJK Perkuat Regulasi Tata kelola dan Pengawasan Industri Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru