Senin, Januari 12, 2026
26.5 C
Jakarta

BEI Buka Suspensi, Dua Saham Kembali Diperdagangkan Hari Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –  Bursa Efek Indonesia membuka kembali suspensi perdagangan saham PT Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS) dan PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI). Kedua saham kembali dapat diperdagangkan mulai sesi I, Jumat, 21 November 2025.

Pembukaan ini disampaikan oleh Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, dalam keterbukaan informasi. Ia menegaskan pencabutan suspensi sudah melalui penilaian Bursa. “Maka dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham PT Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 21 November 2025,” ujarnya, dikutip Jumat (21/11/2025).

Yulianto juga menyampaikan pernyataan serupa untuk saham FPNI. “Maka dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 21 November 2025,” katanya.

BEI sebelumnya menyetop perdagangan AMMS pada sesi I, 30 Oktober 2025. Penghentian dilakukan akibat lonjakan harga kumulatif yang terjadi dalam waktu singkat. BEI menilai langkah itu penting untuk menjaga perlindungan investor.

Suspensi juga dijatuhkan pada FPNI mulai sesi I, 12 November 2025. Kenaikan harga kumulatif yang signifikan pada saham mendorong Bursa mengambil tindakan serupa. BEI menilai kebijakan tersebut perlu untuk menjaga stabilitas pasar.

Harga Saham

Pada perdagangan Rabu, 29 Oktober 2025, saham AMMS ditutup naik 9,33% ke Rp492 per saham dari Rp450 pada penutupan sebelumnya. Saham ini dibuka di Rp490 dan sempat menyentuh level tertinggi Rp494, sebelum turun ke level terendah Rp406.

Volume perdagangan AMMS mencapai 25.348.500 saham. Kapitalisasi pasarnya berada di kisaran Rp607,77 miliar. Pergerakan AMMS sejak awal tahun tercatat sangat fluktuatif. Saham ini naik dari titik terendah Rp30 per saham pada 4 Maret 2025 hingga menyentuh level tertinggi tahunannya di Rp492.

Sebelum dibuka kembali, perdagangan AMMS dihentikan sementara hingga muncul pengumuman lanjutan dari BEI.

Saham FPNI juga mengalami lonjakan kuat. Pada 11 November 2025, harga penutupan saham ini berada di Rp640 atau naik 24,27% dari Rp515 pada hari sebelumnya. Harga pembukaan berada di Rp630. Volume perdagangan mencapai 90.071.000 saham.

FPNI mencatat harga tertinggi sepanjang tahun di Rp640 dan harga terendah di Rp171. Kapitalisasi pasar emiten tersebut berada di kisaran Rp3,56 triliun.

- Advertisement -

Artikel Terkait

SMIL Siap Gandeng Perusahaan Jepang, Bidik Investasi di Atas Rp350 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL)...

MSIE Tuntaskan Penggunaan Dana IPO Rp36 Miliar, Sisa Dana Hanya Rp401 Ribu

STOCKWATCH.ID (SURABAYA) — PT Multisarana Intan Eduka Tbk (MSIE)...

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Intip 6 Saham Jagoan BNI Sekuritas Hari Ini! Ada KPIG dan BULL

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru