Selasa, Januari 13, 2026
25.3 C
Jakarta

IHSG Berisiko Melemah, Pilarmas Sekuritas Sarankan ‘Beli’ Tiga Saham Ini, Siapa Saja?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi melemah terbatas pada perdagangan saham hari Kamis (9/1/2025). Prediksi ini disampaikan oleh Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment di Pilarmas Investindo Sekuritas, dalam laporan riset terbaru.

Menurut Maximilianus, analisa teknikal menunjukkan bahwa IHSG memiliki peluang untuk bergerak turun, meskipun terbatas. “Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi melemah terbatas dengan support dan resistance di level 7.000 – 7.140.,” ujar Maximilianus.

Pada penutupan perdagangan Rabu (8/1/2025), IHSG ditutup di level 7.080,352. IHSG turun 2,931 poin atau melemah 0,04% dibandingkan penutupan pada Selasa (07/1/2025) yang berada di posisi 7.083,284. Sektor energy mencatatkan kenaikan tertinggi dengan penguatan sebesar 0,85%. Sebaliknya, sektor basic materials berada di posisi terendah dengan penurunan mencapai 3,42%.

Untuk perdagangan hari ini, Pilarmas Investindo Sekuritas, merekomendasikan saham – saham berikut:

1.AKRA – BUY
Last Price: Rp1,170
Support: Rp1,045
Resistance: Rp1,210
Target: Rp1,200

2.PANI – BUY
Last Price: Rp17,675
Support: Rp16,800
Resistance: Rp18,475
Target: Rp18,450

3.AMRT- BUY
Last Price: Rp2,880
Support: Rp2,850
Resistance: Rp2,940
Target: Rp2,930

- Advertisement -

Artikel Terkait

OJK Dorong Keterbukaan Informasi dan Penguatan Pengawasan Pasar Modal Melalui KSEI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong keterbukaan...

Komisaris ULTJ Borong 1.522.700 Lembar Saham Perusahaan, Ini Tujuannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Komisaris  PT Ultra Jaya Milk Industry & Trading...

Belum Terpakai, Yupi Indo Jelly Gum (YUPI) Parkir Dana IPO Rp596,67 Miliar di Bank

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru