BEI Izinkan Saham Emiten Logistik Ini Kembali Melantai, Ini Alasannya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai terhitung sejak...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai terhitung sejak pra-pembukaan perdagangan efek pada hari ini, Rabu (16/7/2025).
Suspensi saham KJEN dibuka BEI dengan mempertimbangkan telah dipenuhinya seluruh kewajiban PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) yang menjadi penyebab dilakukannya Suspensi Efek KJEN.
Sebelumnya, BEI telah melakukan penghentian sementara perdagangan saham KJEN sejak tanggal 30 Juni 2025 lalu berdasarkan Pengumuman Bursa Efek Indonesia (Bursa) nomor Peng-SPT-00004/BEI.PLP/06-2025 tanggal 30 Juni 2025 perihal Penghentian Sementara Perdagangan Efek atas Sanksi Penyampaian Laporan Keuangan Tahunan per 31 Desember 2024 untuk Perusahaan Tercatat di Papan Utama dan Papan Pengembangan.
- Dividen Interim INPP Rp4,5 per Saham, Catat Jadwal Cum Dividen
- IHSG Anjlok 1,53% ke 6.267,88, Sebanyak 542 Saham Melemah
- Softbank Ventura Indonesia Tambah Saham NANO, Kepemilikan Tembus 10,01%
- Airlangga Hartarto: Kualitas dan Transparansi Emiten Kunci Utama Kepercayaan Inv...
- ITMG Raih Laba Bersih USD110 Juta di Semester I 2026, Naik 17%
- Dividen Interim INPP Rp4,5 per Saham, Catat Jadwal Cum Dividen
- IHSG Anjlok 1,53% ke 6.267,88, Sebanyak 542 Saham Melemah
- Softbank Ventura Indonesia Tambah Saham NANO, Kepemilikan Tembus 10,01%
- Airlangga Hartarto: Kualitas dan Transparansi Emiten Kunci Utama Kepercayaan Inv...
- ITMG Raih Laba Bersih USD110 Juta di Semester I 2026, Naik 17%
- Asuransi Bintang (ASBI) Ungkap Dugaan Penggelapan Dana dan Investasi
- Jelang Rilis Data Inflasi AS, Harga Emas Dunia Kembali Bergerak Menguat
- Saham BNBR Kena Notasi Khusus G dari BEI, Ini Tanggapan OJK
- Profil Destry Damayanti, Kandidat Tunggal Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo
- Harga Minyak Dunia Melonjak 5%, Imbas Ketidakpastian Negosiasi AS-Iran