BEI Suspensi Perdagangan Saham Djasa Ubersakti (PTDU), Ini Alasannya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Djasa Ubersakti Tbk (PTDU) di seluruh pasar sejak Sesi I Periodic Call Auction tanggal 17 Ma...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Djasa Ubersakti Tbk (PTDU) di seluruh pasar sejak Sesi I Periodic Call Auction tanggal 17 Maret 2026, hingga pengumuman Bursa lebih lanjut.
Suspensi saham PTDU, menurut Vera Florida, Kepala Divisi Penilaian Perusahaan BEI, sehubungan dengan belum disampaikannya Keterbukaan Informasi atas Permintaan Penjelasan yang disampaikan Bursa pada tanggal 9 Maret 2026 serta adanya indikasi ketidakpastian atas kelangsungan usaha Perseroan.
Vera mengatakan, suspensi ini didasarkan pada Surat PT Djasa Ubersakti Tbk (Perseroan) nomor 003/CI/PTDU/I/2026 tanggal 19 Januari 2026 perihal Pembatalan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa.
- TRIN Jual 21,74 Juta Saham Treasuri, Kantongi Dana Rp7,35 Miliar
- Hasan Fawzi: OJK Jatuhkan Denda Rp91,09 Miliar di Pasar Modal, Reformasi HSC Ter...
- BEI Pertanyakan Volatilitas Saham PDES, Ini Penjelasan Resmi Manajemen
- Hasan Fawzi: IHSG Menguat 10,51% pada Juli, Investor Asing Kembali Catat Net Buy...
- IHSG Melesat 1,37% ke 6.319,613, Saham BBCA, BMRI, dan BBRI Kompak Menguat
- TRIN Jual 21,74 Juta Saham Treasuri, Kantongi Dana Rp7,35 Miliar
- Hasan Fawzi: OJK Jatuhkan Denda Rp91,09 Miliar di Pasar Modal, Reformasi HSC Ter...
- BEI Pertanyakan Volatilitas Saham PDES, Ini Penjelasan Resmi Manajemen
- Laba PGEO Naik 15,48% Jadi USD79,61 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia