BEI Tambah 5 Saham Baru untuk Underlying Single Stock Futures! Ada ANTM dan BRPT!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menambah pilihan produk derivatif untuk investor. Mulai Senin, 14 Juli 2025, BEI resmi menambahkan lima saham baru sebagai underlying Ko...
Menurut Jeffrey, lima saham baru ini dipilih karena dinilai memiliki likuiditas tinggi dan fundamental yang kuat. Kehadiran saham-saham ini diharapkan bisa menjawab kebutuhan investor dalam melakukan lindung nilai (hedging) sekaligus mengoptimalkan portofolio. Investor juga bisa memanfaatkan fitur leverage dan fleksibilitas transaksi dengan modal relatif kecil. Selain itu, SSF memungkinkan transaksi dua arah, baik saat harga naik (long) maupun turun (short), pada saham dari berbagai sektor.
BEI berkomitmen akan terus gencar melakukan sosialisasi dan edukasi. Tujuannya agar pelaku pasar semakin memahami cara kerja dan manfaat dari produk derivatif. BEI juga mendorong Anggota Bursa untuk aktif membuka akses perdagangan derivatif. Dengan begitu, lebih banyak investor bisa menjangkau produk ini dan menjadikannya sebagai alternatif investasi yang menarik dan potensial.
Informasi lengkap soal SSF bisa dilihat di situs resmi BEI, www.idx.co.id, pada bagian Produk > Derivatif.
- 1
- 2
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...